Subsidi Listrik Dicabut, PAN: Semuanya Dibebankan ke Rakyat?

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Fraksi Partai PAN meminta pemerintah perlu menjelaskan pencabutan subsidi listrik 900 VA. Kendati artinya kembali ke harga normal, masyarakat tetap merasa ada kenaikan harga listrik.

"Pemerintah memang perlu menjelaskan kenapa harus naik di tengah situasi ekonomi yang tidak sedang baik kondisinya. Apalagi mau lebaran," ujar Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/6).

Dia menilai, masih banyak pengguna 900 VA yang tergolong masyarakat menengah ke bawah atau pas-pasan dari skala ekonomi. Karena itu, Yandri berpendapat pencabutan subsidi yang dirasa masyarakat harga naik tidak diperlukan.

Negara, menurut legislator daerah pemilihan Banten itu, harus hadir memecahkan solusi di masyarakat. "Fungsinya negara, masa semuanya dibebankan ke rakyat, apa fungsinya negara? Negara itu kan harus membantu rakyatnya, melayani rakyatnya yang miskin, susah, ekonomi sulit. Kalau semuanya dikasihkan ke rakyat, pemerintah nggak perlu ada," kritiknya.

Soal apakah perlu subsidi diberikan langsung ke masyarakat bukan lagi ke PLN, Yandri mengatakan, mekanismenya bisa diatur pemerintah.

"Initinya kita ingin bantu rakyat apakah itu langsung atau tetap melalui PLN, coba dikaji plus minusnya. Kehadiran pemerintah kepada rakyat tetap harus dijaga tidak boleh lepas dari liberalisasi selama ini," pungkas Yandri.(jawapos)