Sport News

KUTAI, RadarPena.com - Marquee player Mitra Kukar, Mohamed Sissoko mengaku kaget dengan jarak yang ditempuh timnya dalam laga tandang kontra Madura United. Mitra Kukar harus melakoni perjalanan hingga 13 jam menuju Markas Madura United di Pamekasan.

Bagi Sissoko, ini pengalaman pertama menjalani partai tandang bersama Naga Mekes - julukan Mitra Kukar. "Perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan," ujar eks gelandang Liverpool dan Juventus itu seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group), Kamis (27/4). 

Meski demikian, pemain berusia 32 tahun itu merasa senang karena bisa mengenal lebih dekat masyarakat Indonesia. Bahkan, sebagai pemain yang pernah memperkuat sejumlah klub ternama Eropa, Sissoko tidak sungkan ketika menikmati bebek songkem di rumah makan Rizky II bersama rekan setimnya. 

Terasa sangat tak biasa, tatkala Sissoko memilih memakan hidangan bebek tanpa sendok. Ya, ayah enam anak itu memilih makan menggunakan tangan, seperti kebiasaan masyarakat Indonesia pada umumnya. Tak pelak, apa yang dilakukan Sissoko mengundang tawa sekaligus kekaguman rekan setimnya.

"Apa yang dilakukan Sissoko ini di luar penilaian kami. Sebagai pemain yang pernah memperkuat klub-klub elite Eropa, dia cukup rendah hati dan mudah berbaur," puji kapten tim Mitra Kukar, Bayu Pradana.

Sementara itu, Sissoko menuturkan, dirinya senang bisa diterima dengan baik di timnya saat ini. Dia menyebut pemain dan ofisial tim sangat membantu proses adaptasi dirinya di Mitra Kukar. 

"Saya senang bisa berada di antara pemain yang memiliki kepedulian tinggi satu sama lain. Saya pikir, saya akan betah berada di Indonesia," pungkas Sissoko. (jawapos)

SANTIAGO, RadarPena.com - Presiden FIFA Gianni Infantino mengonfirmasikan bahwa video asisten wasit akan digunakan di Piala Dunia Rusia pada tahun depan untuk pertama kalinya. "Kami akan menggunakan video wasit di Piala Dunia 2018 karena kami belum memiliki hasil yang bagus sejauh ini," kata Gianni di sebuah kongres Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) di Santiago, Chile, Kamis (27/4).

"Pada 2017, ketika semua orang di stadion atau rumah dalam beberapa detik dapat melihat kesalahan yang dibuat wasit, kami tidak boleh membiarkan situasi ketika satu-satunya orang yang tidak dapat melihatnya adalah wasit," imbuhnya.

Video tersebut diperkenalkan guna membantu wasit membuat keputusan "krusial" untuk pertama kalinya dalam kompetisi Piala Dunia Antarklub FIFA di Jepang pada Desember. Empat area yang menggunakan asisten video adalah gol, penalti, kartu merah dan identitas yang keliru.(rmol)

JAKARTA, RadarPena.com - Sriwijaya FC bisa dibilang merekrut marquee player yang punya banyak pengalaman, yakni Tijani Belaid. Meski cuma sesaat di Inter Milan, tapi dia pernah mencetak gol di Liga Champions.

 

Belaid sendiri memang tak terlalu lama perkuat Inter. Setelah dipinjamkan ke PSV Eindhoven, dia kemudian dilego ke Slavia Prague.

 

Terakhir kali, Belaid sendiri membela klub Yunani, PAE Veria.

 

Akan tetapi, ketika gabung Slavia, dia sangat tokcer. Dari 86 penampilan berbalut seragam klub Republik Ceko itu, Belaid sukses cetak 17 gol dan 10 assist.

 

Selain itu, catatan Transfermarkt, Belaid juga pernah turun enam laga di Liga Champions. Lima bersama Slavia dan satu untuk APOEL. Satu gol sukses diciptakannya saat bersama Slavia. Dia juga berhasil cetak gol untuk Slavia saat berkompetisi di Liga Europa.

 

Sempat menjajal Premier League bersama Hull City, beberapa klub Eropa pernah diperkuatnya. Mulai dari Union Berlin, Moreirense, Lokomotiv Plivdiv, hingga Veria.

 

Menarik memang menantikan aksi pemain yang satu ini. Apalagi, usianya terbilang masih produktif, yakni 29 tahun. (ies/JPG)

 

STUTTGART, RadarPena.com - Petenis cantik Kanada, Eugenie Bouchard, mengkritik keputusan WTA yang memberikan kesempatan kepada Maria Sharapova untuk kembali bertanding. Menurut Bouchard, Sharapova seorang penipu yang tak layak diberikan kesempatan kedua.

Seperti diketahui, kontroversi mewarnai comeback Sharapova setelah pihak penyelenggara turnamen Stuttgart Grand Prix, Jerman memberikan status wild card kepada Sharapova. Padahal, ranking WTA-nya merosot tajam selama menjalani skorsing akibat kasus doping. Jika tampil melalui jalur normal, Sharapova harus melalui babak kualifikasi.

Semula, Sharapova dijatuhi skorsing dua tahun setelah terbukti bersalah menggunakan meldonium di ajang Australia Terbuka 2016. Namun, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mereduksi masa hukuman menjadi 15 bulan karena mantan petenis nomor satu dunia itu dinilai hanya lalai dan tak melakukannya dengan sengaja.

Sharapova lantas bisa kembali tampil di pertandingan tenis profesional usai menjalani 15 bulan masa hukuman. Momen comeback diwarnai petenis cantik Rusia itu dengan mengalahkan Roberta Vinci asal Italia pada babak pertama turnamen Stuttgart Grand Prix pada Rabu (26/4).

Namun, suara sumbang masih saja "seliweran". Salah satu yang mengkritik tajam keputusan WTA memberi kesempatan kedua kepada Sharapova adalah Bouchard. Finalis Wimbledon 2014 itu mengatakan kepada harian asal Istanbul, Turki, TRT World,  bahwa hal itu menjadi preseden buruk.

"Dia penipu. Saya tidak berpikir penipu dalam olahraga apapun boleh diizinkan bermain lagi," sindir Bouchard seperti dilansir Reuters.

"Sangat tidak adil bagi semua atlet lain yang melakukannya dengan cara yang benar dan jujur. Saya pikir dari WTA itu mengirim pesan yang salah kepada anak-anak muda: 'curang dan kami akan menyambut Anda kembali dengan tangan terbuka'. Saya tidak berpikir itu benar dan (Sharapova) pasti bukan seseorang yang bisa saya katakan ingin saya jumpai lagi," urainya.

Sharapova sendiri tak cuma mendapat undangan untuk tampil di Stuttgart. Pihak penyelenggara turnamen Madrid Open dan Internazionali BNL d'italia di Roma juga memberikan wild card kepada petenis berusia 30 tahun tersebut. Bahkan, ada rumor dia juga akan mendapat wild card untuk tampil di turnamen Grand Slam Prancis Terbuka pada Mei mendatang.(jawapos)

HOUSTON, RadarPena.com - Leslie Alexander, pemilik tim NBA Houston Rockets tak mampu mengendalikan emosi saat menyaksikan timnya melakoni game kelima babak pertama NBA Playoffs Wilayah Barat, melawan Oklahoma City Thunder di Toyota Center, Houston, Rabu (26/4) kemarin.

 

Saat kuarter pertama tersisa 20 detik, pria 73 tahun itu kedapatan kamera berdiri dari tempat duduknya yang ada di courtside. Dia lantas berjalan mendekati wasit Billy Kennedy yang tengah bertugas.

 

Aksinya tersebut sempat dihalangi legenda Rockets Hakeem Olajuwon yang duduk tepat di sebelahnya, namun tidak dihiraukan.

 

Alexander yang menghampiri Kennedy lantas tampak mengucapkan beberapa kalimat kekesalan ke Kennedy. Beberapa saat kemudian dia kembali ke kursi. Saat ditanya Houston Cronicle tentang ucapan yang dia lontarkan pada jeda halftime, Alexander hanya berkata “Aku kesal. Sangat kesal,”

 

Gara-gara aksi itu, Alexander kini sedang dalam sorotan NBA. Jika yang dia lakukan merupakan bentuk intimadasi terhadap wasit, bukan tidak mungkin dia bakal dijatuhi sanksi. Bisa berupa denda atau hukuman yang lain. “Investigasi sedang berjalan,” ucap Mike Bass, juru bicara NBA dilansir ESPN.

 

Alexander tampaknya tidak belajar dari tingkah polah Mark Cuban. Owner Dallas Macericks tersebut selama ini dikenal sebagai owner yang paling sering mendapat hukuman NBA gara-gara memprotes keputusan wasit.

 

Pada 2014 saja, dia mengeluarkan duit mencapai USD 100 ribu gara-gara aksi bengalnya tersebut. Rekor yang dia buat adalah pada 2006. Saat itu di satu musim dia mengeluarkan dana sampai USD 450 ribu untuk membayar denda atas aksinya sendiri. (irr/jpnn) 

MANADO, RadarPena.com - Olahraga lari memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia. Karena itu, banyak warga yang memanfaatkannya dengan alasan berbeda-beda.

Seperti Anggota TNI Kodam Manado Beny Pagawak mengungkapkan, lari sudah menjadi rutinitasnya sehari-hari. Kebiasaan itu, membuat tubuhnya bugar setiap saat.

“Cuma hari Minggu saya tidak lari. Selain hari itu, saya lari dari jam tiga hingga setengah enam sore. Kalau tidak lari rasanya lemas semua badan,” ungkapnya.

Lain halnya dengan Christine Kumambong. Walau belum lama berolahraga lari, dia menargetkan setiap hari bisa melakukannya. Alasan utamanya adalah diet.

“Ini baru pertama lari. Tetapi demi menurunkan berat badan, saya targetkan setiap hari,” ujar Christine yang juga seorang ibu rumah tangga.

Terpisah, salah satu Pelatih Atletik Sulut Zony Terok mengungkapkan, olahraga lari terbagi dua kategori. Pertama untuk prestasi, dan kedua untuk kesehatan.

Untuk prestasi, olahraga lari memiliki beban. Oleh karena itu diperlukan latihan yang khusus dan fisik yang memadai. Sedangkan untuk kesehatan, cenderung lebih ringan. Seperti jogging.

“Diutamakan seminggu tiga kali agar kondisi tubuh tetap terjaga dan manfaatnya lebih maksimal,” ungkapnya.

Terok menyarankan untuk yang berumur 40 tahun ke atas tidak jogging. Jalan saja. Itu karena pada batasan umur tersebut kondisi fisik tidak mendukung. “Karena lutut kaki (buku-buku) sudah payah,” tandasnya.(ctr-25/jpg)

BANDUNG, RadarPena.com - Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar resmi memiliki pasangan hidup. Dia melepas masa lajangnya setelah menikahi gadis pujaannya, Lerry Alfani di Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/3) siang.

Ada prosesi yang unik sebelum pesta resepsi digelar, tepatnya pada sesi akad nikah. Dia memberikan mas kawin atau mahar berupa sebelas macam perhiasan.

Saat ditanya, makna sebelas macam perhiasan emas tersebut, pemain yang akrab disapa Dado itu mengakui ada filosofinya tersendiri.

"Sebelas menjadi nomor punggung saya. Sebelas juga terdiri dua angka 1 dan saya ingin menjadi nomor satu. Angka 11 juga merupakan tanggal jadian kami," katanya, kepada awak media saat sedikit bersantai usai sesi pernikahan.

Dia mengaku senang, karena saudara dan teman-teman yang diundangnya hadir dalam acara resepsi yang digelar di gedung Dayang Sumbi, Itenas, Bandung tersebut.

"Acaranya meriah, luar biasa senang sekali," tandasnya.(jpnn)

PARIS, RadarPena.com - Paul Pogba menjadi atlet yang mungkin paling disorot dalam satu tahun terakhir. Manchester United memecahkan rekor transfer dunia saat mendatangkan gelandang Prancis itu dari Juventus.

Tak ayal, Pogba dianggap sebagai pesepak bola Prancis paling sukses dan kaya saat ini. Namun, sebuah fakta menarik diungkapkan L'Equipe seperti dilansir JawaPos, Minggu (26/2). 

Setan Merah memecahkan rekor transfer hingga 110 juta euro untuk Pogba. Namun, sang pemain ternyata belum mampu menjadi atlet berpenghasilan paling besar saat ini.

Pogba hanya berada di peringkat kedua sementara dengan pemasukan 18 juta euro per tahunnya. Dia kalah dengan dengan point guard San Antonio Spurs, Tony Parker yang untuk keempat kalinya beruntun menjadi atlet dengan pemasukan terbesar yaitu 19,6 juta euro.

Di bawah kedua nama ada Karim Benzema, Franck Ribery, hingga pebasket lain Nicolas Batum. Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann berhasil menembus 10 besar, yakni di peringkat tujuh dengan pemasukan 12,3 juta euro.

Terlepas dari itu, ada prediksi bahwa Pogba akan menjadi atlet dengan pemasukan terbanyak pada akhir 2017 nanti dan mengalahkan dominasi Parker.

Ada yang memperhitungkan sang gelandang mampu mendapatkan setidaknya 25 juta euro dalam setahun itu. 

LONDON, RadarPena.com - Mantan pesepakbola David Beckham membocorkan rahasia keharmonisannya dengan sang istri, Victoria Beckham.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC Radio, belum lama ini, Bechkam membantah gosip yang berkembang yang menyebut bahwa ia dan sang istri tetap bersama hanya karena "brand Bechkam".

"Orang-orang telah berbicara tentang 'kita tetap bersama karena merek itu?' Tentu saja tidak," katanya Bechkam, seperti diberitakan RMOL, Minggu (29/1).

"Kami tetap bersama karena kami saling mencintai. Kami tetap bersama karena kita memiliki empat anak yang menakjubkan," sambungnya.

Beckham mengatakan bahwa ia dan keluarganya merupakan unit yang kuat dan dibesarkan dengan nilai-nilai yang benar.

"Tentu saja Anda membuat kesalahan selama bertahun-tahun. Kita semua tahu pernikahan kadang terasa sulit, dan pernikahan adalah tentang melewati hal semacam itu," jelas Bechkam.

Diketahui bahwa Victoria dan Beckham menikah pada tahun 1999 dan memiliki empat anak.

"Tentu saja Anda pergi melalui masa-masa sulit, tapi kami sangat menghormati kehidupan kita, dan ketika kita melakukannya melalui masa sulit kami bekerja melaluinya sebagai sebuah keluarga, sebagai satu unit," tegas Beckham.

MONACO, RadarPena.com - McLaren-Honda akhirnya buka suara terkait izin Fernando Alonso absen di seri Monaco akhir pekan lalu. Mereka tak masalah karena Alonso sudah terikat janji terlebih dahulu dengan Indy 500.

Memang, pada seri Monaco lalu, posisi Alonso digantikan sementara oleh Jenson Button. Pembalap asal Brasil itu izin untuk balapan di Indy 500.

Tentu, keputusan itu cukup dipertanyakan. Apalagi, Mclaren dengan mudah memberi izin kepada Alonso.

"Saya pikir, ini bukan soal matrialis. Kami menghormati keinginannya, sebab dia akan terus kompetitif, meski nanti akan balapan di Indy 500," ujar racing director McLaren, Eric Boullier, dikutip Motorsport, Rabu (26/4).

McLaren sendiri ogah memperpanjang hal itu. Sebab, menurut Boullier, Alonso tak terpegaruh soal hal ini.

"Apalagi, Anda tentu tak ingin talentanya hilang. Itu gairah hiduponya. Biarkanlah dia bersaing di manapun," tandas dia.(jawapos)

AUSTIN, RadarPena.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez kecewa gagal berduel dengan Maverick Vinales di Austin. Namun, dia masih menantikan duel panas dengan pembalap Movistar Yamaha itu di sisa musim ini.

Marquez sendiri tampil impresif di Austin. Dia berhasil finis terdepan dalam balapan yang digelar Senin (24/4) dini hari WIB tadi.

Sebenarnya, dalam balapan itu banyak yang mengira Marquez akan berduel dengan Vinales. Hal ini dilihat dari aksi keduanya dalam sesi latihan bebas dan kualifikasi.

Akan tetapi, harapan itu mengapung begitu saja. Hal tersebut karena Vinales harus mandi lebih awal karena alami insiden di lap kedua.

"Saya pikir kalau Vinales terus di lintasan, bisa menyulitkan saya. Saya masih menantikannya, apalagi musim masih panjang," ujar Marquez dikutip dari Crash.

Pembalap Spanyol ini juga lega melewati beberapa hal buruk dalam dua seri pertama. Namun dia mengakui tak mengubah strategi dalam tiga seri ini.

"Saya tidak mengubah strategi saya, tapi mungkin jika ada Vinales, saya perlu untuk lebih memacu motor di bagian akhir karena di pertengahan balapan saya membuat jarak yang besar dan kemudian saya menjaga ban," tandas dia.(jawapos)

AUSTIN, RadarPena.com - Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, gagal meneruskan tren apik dalam dua seri sebelumnya di MotoGP musim ini. Pada balapan di Amerika Serikat, Vinales gagal finis setelah terjatuh saat memasuki lap 2, tepatnya di tikungan 18. 

Terkait insiden tersebut, Vinales menyebutnya sebagai kecelakaan yang aneh. "Kami telah memeriksa semuanya. Bahkan kecepatan saya sedikit di bawah saat kualifikasi. Jumlah bahan bakar juga sama dengan kualifikasi. Saya menyebutnya kecelakaan yang aneh," ucapnya seperti dilansir Crash.net. 

Vinales bingung bisa terjatuh. Kegagalan finis membuat dirinya kehilangan posisi puncak klasemen sementara pembalap lantaran direbut rekan setimnya, Valentino Rossi. Dalam tiga seri, Rossi memang belum pernah menang. Tapi, dia selalu berada di podium. 

Dalam pernyataannya, Vinales menduga ban kompon medium sebagai penyebab dirinya terjatuh. Tapi, dia menyadari bahawa semua bisa terjadi menimpa setiap pembalap. 

"Di balapan insiden yang saya alami bisa terjadi pada setiap pembalap. Seperti halnya Marc Marquez di Argentina. Pastinya, saya tidak tahu kenapa bisa terjatuh," imbuh Vinales. 

Vinales pun menilai tak ada yang salah dengan lintasan dan motor yang dia tunggangi. Bahkan, dia merasa baik dan yakin jelang balapan. Pada awal balapan, dia memiliki keyakinan bakal bisa tampil maksimal. 

"Itulah kenapa saya menyebutnya sebagai kecelakaan yang aneh. Saya sebelumnya tak pernah terjatuh seperti itu dalam karier saya sebagai pembalap. Pastinya saya berusaha untuk tenang karena itu bukan kesalahan dari saya dan tim. Saya pun yakin tetap bisa bersaing," pungkas Vinales.(jawapos)

Advertisement
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.