Ini Tiga Penyebab Program KB Melemah

NURUL ANNISA

Kamis, 20 Juni 2013 17:53

Diskusi "Islam dan Hak-hak Reproduksi Perempuan: Pemetaan Pandangan dan Sikap atas Keluarga Berencana (KB)" di PBNU.// foto:Annisa

JAKARTA - Peneliti Yayasan Rumah Kita Bersama (Kitab), Lanny Octavia menyatakan pasca reformasi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap program keluarga berencana (KB) menurun.Akibatnya, program tersebut tidak mampu menekan laju pertumbuhan penduduk.

" Penyebab utamanya ada tiga faktor," jelas Lanny di sela-sela peluncuran buku "Peta Pandangan Keagamaan Tentang Keluarga Berencana" di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Faktor pertama, merebaknya pergaulan bebas di kalangan remaja yang masih minim pengetahuan reproduksi, serta banyaknya usia subur, 15-45 tahun. Kedua, melemahnya peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pasca reformasi. " Faktor kedua ini, berkaitan erat dengan pmeerintah daerah, program KP hanya sekedar pelengkap program pembangunan," jelasnya.

Faktor ketiga, klaim agama yang menimbulkan keyakinan sebagian masyarakat untuk memperbanyak keturunan sebanyak mungkin."Timpangnya paradigma gender yang dianut oleh masyarakat serta para pengambil kebijakan. Ditambah lagi dengan berkembangnya dinamika keagamaan beberapa tahun terakhir," jelasnya.


Editor: UNSIYAH SANGIDAH

Berita Lainnya :