Ngadiran: Para Menteri Itu Dikendalikan Importir

FATTAH SIDIK

Sabtu, 13 Juli 2013 18:03

JAKARTA-Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran menilai tiga kementerian yang lamban mengambil tindakan terkait Harga bahan pangan disebabkan mereka dikendalikan importir nakal.


"Ya, menteri-menteri itu mau cuci tangan saja. Jadi, dia tidak mau tanggungjawab. Dengan kondisi ini, mestinya tidak boleh saling lempar, mestinya kerjasama satu dengan yang lainnya," ujarnya kepada radarpena.com, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2013).

Menurut Ngadiran, seharusnya Menko Perekonomian Hatta Rajasa bertanggungjawab terkait hal ini. "Dibawah Menko itu kan ada Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan, ada hubungannya," tegasnya.

Dirinya menduga, lambannya pemerintah menjaga stabilitas harga daging karena ada yang mengendalikan. "Mohon maaf saja, setiap para pejabat ini yang mengendalikan, ya itu tadi, importir-importir itu," paparnya.

Di lain hal, dirinya mendesak ketegasan sikap Menteri Perdagangan kepada setiap importir. "Anda impor di sana berapa, berapa ongkosnya, berapa susutnya, berapa biaya bunga uang, berapa anda ambil untung, berapa anda kasih setoran siluman? Tegaskan di situ," jelasnya.

"Kemudian, harus memasang harga eceran tertinggi (HET). Ini adalah situasi untuk menolong rakyat banyak, silahkan ambil untung, tapi kira-kira lah, jangan aji mumpung seperti saat ini, rakyat disiksa dengan harga yang tidak wajar," tandasnya.

Diketahui, Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian saling tuding dan saling lempar tanggungjawab terkait meroketnya harga daging sapi di pasar. Pasalnya, harga daging kini menyentuh Rp 110 ribu/kg. Padahal harga normal hanya Rp 75 ribu/kg.
 


Editor: DIAN YUNIARNI

Berita Lainnya :