Indonesia Gagal Juara Piala AFF-U16

Senin, 02 September 2013 22:31

NAYPYITAW- Timnas U-16 Indonesia gagal menorehkan sejarah menjadi juara di turnamen Piala AFF U-16, 2013. Indonesia ditaklukkan Malaysia. Padahal, dua kali Indonesia unggul, yakni waktu normal dan saat terjadi adu penalti.  

 

Di laga pamungkas, di Stadion Wunna Theikdi, Naypytaw, Myanmar, Senin (2/9/2013) malam, Indonesia kalah adu penalti dengan Malaysia, 2-3. Sebelumnya, dalam laga normal 2 x 45 menit, kedua tim bermain imbang, 1-1 (1-0).

 

Kegagalan Timnas Merah-Putih menjadi kampiun Piala AFF U-16 sungguh tragis. Sebab, skuad Garuda Cilik sempat dua kali unggul, yakni di waktu normal dan dalam adu penalti.

 

Sebelum terjadi adu penalti, yang berakhir 1-1, sebenarnya Indonesia mampu unggul lebih dulu. Tendangan kaki kiri mendatar dari Gatot Wahyudi  pada menit 27, gagal dihadang kiper Malaysia, Mohd Haziq B Nazi.

 

Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk Indonesia masih bertahan.

 

Di babak kedua, Malaysia mencoba mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tempo permainan. Namun serangan balik Indonesia kerap kali mengancam gawang Malaysia. Laga hingga menit 90 atau waktu normal, Indonesia masih bisa mempertahankan keunggulannya.  Indonesia sudah diambang juara.

 

Namun petaka bagi skuad Garuda Cilik datang pada masa tambahan waktu (injury times). Salah seorang pemain Indonesia melakukan pelanggaran di kotak penalti, sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.

 

Kapten tim Malaysia, Muhammad Shahrul Akmal Moch Adnan, yang menjalankan eksekusi penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga skor berubah menjadi 1-1.
 

Tak ada perpanjangan waktu, tetapi laga langsung ditentukan melalui adu penalti untuk menentukan juaranya.

 

Dalam adu tos-tosan Indonesia lebih dulu unggul 2-0. Dua penendang Indonesia, Samuel Christianson dan Anang Kustiawan berhasil melaksanakan eksekusi penalti dengan baik.

 

Sedangkan Malaysia, yang punya kesempatan melakukan eksekusi lebih dulu, dua penendangnya berhasil digagalkan kiper Indonesia, Panggih Prio Sembodo.  

 

Indonesia hanya butuh satu gol lagi dari tiga penendang yang tersisa untuk memastikan gelar juara. Dan, penendang ketiga itu adalah kapten tim, Gatot Wahyudi, justru gagal membuahkan hasil. Celakanya, dua penendang sisa, Reksa dan Asnawi Mangku Alam juga gagal.

 

Sementara tiga penendang terakhir Malaysia justru mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Hebatnya, penendang terakhir yang memastikan Malaysia juara justru dilakukan oleh kipernya, Mohd Haziq B Nazli.

 


Editor: AGUS SUDJOKO

Berita Lainnya :