Soal Smelter PT Freeport, Ini Penjelasan Menteri ESDM 

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Anggota Komisi VII DPR lainnya Tjatur Sapto Edy menegaskan PT Freeport Indonesia mengabaikan aturan yang disampaikan pemerintah untuk segera membangun smelter. "Jangan sampai pemerintah dipermainkan oleh Freeport soal janji membangun smelter ini," kata politisi PAN itu saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12).

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi VII Muhammad Nasir yang menuding pemerintah lemah dalam bernegosiasi dengan Freeport termasuk dengan janji smelter ini.  "Saya khawatir janji itu tidak pernah terealisasi. Soal Freeport ini jangan jadi pembohongan publik. Proses divestasi saja dari awal sudah sulit, sekarang bangun smelter juga tidak jelas," tegas politisi Demokrat itu.

Menanggapi hal itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengakui hingga kini janji membangun smelter Freeport masih tertunda. Hal ini disebabkan negara berharap proses transisi divestasi atau keputusan kepemilikan 51 persen segera dipegang pemerintah. "Dengan kepemilikan pemerintah 51 persen maka pemerintah bisa menentukan dengan segera Freeport membangun smelter," papar Jonan.