JAKARTA, RadarPena.com - Tidak ada masalah antara Cristiano Ronaldo dan kapten Real Madrid Sergio Ramos. Hal itu ditegaskan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, menjelang laga derby melawan Atletico Madrid, Sabtu (18/11) malam nanti.

Menjelang laga itu perhatian tercueah kepada perbedaan pendapata antara Ramos dan Ronaldo menyangkut apakah Madrid tim sekuat seperti musim lalu setelah hengkangnya para pemain seperti Alvaro Morata, James Rodriguez dan Pepe.

Ronaldo belum lama ini menyebut skuad Madrid lemah sehingga harus ada perubahan dalam tim. Namun sepekan kemudian Ramos membantahnya dengan menyindir paceklik gol Ronaldo. Zidane kemudian menengahi seraya menyatakan kedua pemain sangat berpengalaman yang telah berkiprah lama di Madrid itu tidak memiliki pandangan yang berbeda satu sama lain.

"Kedua pemain adalah bagian dari sejarah klub ini. Mereka saling menaruh hormat dan keduanya cerdas. Mereka sudah lama bermitra, telah banyak meraih gelar bersama. Mungkin saat mereka tidak sepakat menyangkut sesuatu adalah tidak penting," ujar Zidane, Sabtu (18/11). "Tak ada masalah antara Cristiano dan Sergio. Bagus saja pemain menyampaikan pendapatnya, itu membuktikan mereka masih hidup," pungkasnya.

 

BALIKPAPAN, RadarPena.com - Pemerintah Kota Balikpapan harus bergerak cepat karena masa pemeliharaan Stadion Batakan oleh kontraktor utama selesai akhir 2017 nanti.

 

Artinya, segala kerusakan yang nantinya timbul maupun biaya pemeliharaan bangunan tahun depan sudah menjadi beban Pemkot Balikpapan.

 

Sementara itu, anggaran perawatan stadion juga belum pasti ada. Saat ini, APBD 2018 masih terus dalam pembahasan.

 

Jika tak mau tekor, pemkot harus segera mencari pihak ketiga yang mampu mengelola fasilitas olahraga senilai Rp 1,2 triliun tersebut.

 

Sekretaris Kota Balikpapan Sayid MN Fadli mengaku belum merumuskan mekanisme pengelolaan Stadion Batakan.

 

Namun, opsi untuk menyerahkan pengelolaan stadion kepada pihak ketiga terbuka lebar.

 

Menurut Fadli, Pemkot Balikpapan tak akan sanggup mengelola Stadion Batakan.

 

Selain biaya operasional dan perawatan yang besar, harus ada sumber daya manusia (SDM) khusus untuk mengurus Stadion Batakan.

 

Dia menerangkan, jika pengelolaan diserahkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) justru bakal menjadi beban baru.

 

Fadli menambahkan, mekanisme pengelolaan yang bakal menjadi acuan adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

 

 

“Arahnya kami seperti mereka (dikelola pihak ketiga),” katanya di Hotel Gran Senyiur, Kamis (16/11). (hul/rsh/k18)

JAKARTA, RadarPena.com - Bek berusia 20 tahun milik Liverpool, Joe Gomez, baru saja menjadi sorotan. Dia dipanggil timnas senior dan tampil apik sebagai bek tengah pada formasi tiga bek.

 

Dia dipuji bahkan menjadi pemain terbaik kala Inggris menahan imbang 0-0 Brasil. Hal ini secara tak langsung memberikan bukti bahwa manajer Liverpool, Juergen Klopp, harus mengetahui posisi terbaik sang pemain.

 

Sepanjang musim ini Gomez memang bermain delapan kali sebagi starter di Premier League. Tapi, dia tampil sebagai bek kanan, bukan bek tengah yang merupakan posisi aslinya.

 

Legenda Inggris, Tim Sherwood, angkat bicara soal ini. Dia heran mengapa Gareth Southgate bisa lebih memanfaatkan Gomez ketimbang Klopp.

 

"Secara normal, Anda harus bisa tampil baik di tim untuk tampil di timnas. Tapi, Southgate mengetahui pemain ini lebih dari manajernya di klub. Sangat aneh," ujarnya kepada Sky Sports.

 

"Jika Anda bertanya siapa bek tengah terbaik Liverpool saat ini, dia adlah Gomez. Tapi, apakah dia akan mendapat kesempatan tampil di posisi terbaiknya ketimbang pemain. Prediksi saya Gomez tetap akan sulit mendapatkan menit di Liverpool," pungkas dia.

 

 

(rap/JPC)

JAKARTA, RadarPena.com - Real Madrid memasuki musim yang kurang lancar. Di atas lapangan performa mereka masih jauh dari kata konsisten. Trio BBC sama sekali tak terlihat ketajamannya karena masalah masing-masing.

 

Khusus Ronaldo, sang pemain seakan kehilangan permainan terbaik dan sama sekali tak memberikan dampak musim ini. Mereka tertinggal delapan poin dengan Barcelona di puncak klasemen.

 

Sebuah kabar baru yang membuat kondisi Madrid semakin buruk baru saja tersebar. Kapten Sergio Ramos dikabarkan mengalami perselisihan dengan Ronaldo di ruang ganti.

 

Dilansir dari Marca, sejak musim panas lalu, Ramos seakan bersikap egois sebagai pemimpin. Ronaldo yang sebenarnya memiliki "geng" tersendiri sebelumnya pada diri Pepe, Fabio Coentrao, dan James Rodriguez, kini sendirian karena ketiga sahabatnya hengkang.

 

 

Ramos disinyalir mendapatkan respek besar dari para pemain muda macam Nacho, Dani Carvajal, Marco Asensio, Isco, dan Dani Ceballos. Semua adalah pemain lokal.

 

Perbedaan pendapat kedua pemain juga terlihat ketika Ronaldo tak puas dengan transfer Madrid di musim panas sementara Ramos sebaliknya.

 

Ronaldo kabarnya kecewa dengan Ramos yang juga berkomentar bahwa dia mengajak Neymar ke Madrid, dimana sosok yang jelas menjadi kompetitor Ronaldo.

 

Komentar Ramos yang sangat dingin terkait masa depan Ronaldo semakin memperlihatkan keduanya memiliki hubungan yang jauh dari kata baik.

 

 

(rap/JPC)

MADRID, RadarPena.com - Cristiano Ronaldo menginginkan tujuh anak dan tujuh anugerah Ballon d'Or.  Belum lama pekan ini Ronaldo dikaruniai anak keempatnya yang berjenis kelamin perempuan dari kekasihnya Georgina Rodriguez. Selain itu dia menjadi favorit kuat meraih Ballon d'Or kelimannya bulan depan.

"Saya berusia 32 tahun, hampir 33 tahun. Dunia saya bukan hanya sepak bola. Ada hal-hal penting lainnya. Bersama Ballon d'Or, saya yakin panel akan tetap memilih saya. Saya yakin. Saya yakin akan menang. Jika Anda tanya saya apakah saya mengingingkan penghargaan itu, sayua jelas akan bilang ya. Saya ingin tujuh anak, sebanyak mungkin Ballons d'Or," tegas Ronaldo, Jumat (17/11).

Untuk mendapatkan kembali Ballon d'Or itu, Ronaldo harus mengakhiri paceklik golnya. Namun mengenai ketidaksuburannya belakangan ini, dia punya jawaban, "Saya tak setuju dengan apa yang dikatakan orang-orang mengenai saya. Orang tak tahu perbedaan antara bermain bagus, bermain oke dan tidak menciptakan gol. Saya menerima kritik itu, tapi saya tak sepakat. Itulah mengapa saya tidak mau membaca atau mendengar apa pendapat orang mengenai saya," paparnya.

 

JAKARTA, RadarPena.com- Salah satu hal paling sensitif di dunia sepak bola adalah ikon sebuah klub menyebrang ke klub rival dan menjadi andalan di sana. Tak banyak pemain di era modern yang berani melakukan ini.

 

Meski begitu, karir Neymar di eropa memang sudah menjadi drama sejak awal diperebutkan Barcelona dan Real Madrid hingga jadi bagian El Barca, kini menyebrang ke Paris Saint-Germain, dan kabarnya masih berada dalam pantauan Madrid.

 

Neymar disinyalir memiliki banyak masalah di PSG saat ini mulai dari ketidaknyamanan dengan beberapa pemain, hingga terlalu dianggap spesial yang menimbulkan sikap iri.

 

Sebuah kabar menarik tercipta dari El Chiringuito. Mereka mengklaim bahwa Neymar sudah sangat ingin bergabung dengan Madrid.

 

Kabarnya El Real telah berhasil mengajak Neymar untuk bergabung. Dan pemain ini dipastikan menjadi incaran utama Madrid.

 

Memang tak ada yang tahu apakah itu bisa terjadi dalam waktu dekat atau tidak mengetahui Neymar baru bergabung dengan PSG bahkan memecahkan rekor transfer.

 

Tapi, melihat Neymar sedang dalam performa paling maksimalnya sekarang, Madrid rasanya tak akan terlalu lama menunggu dan mencari momen tepat untuk mengambil hati Neymar.

 

 

(rap/JPC)

JAKARTA, RadarPena.com - Kuota 32 negara peserta Piala Dunia 2018 di Rusia sudah komplet. Peru menjadi negara terakhir yang lolos ke Rusia lantaran baru memastikannya pada Kamis (16/11) pagi WIB.

Drama panjang tentu saja berakhir dengan kegembiraan bagi negara-negara yang berhasil lolos ke Rusia. Tapi, menjadi kesedihan bagi yang gagal melaju.

Sorotan jelas ditujukan kepada Italia. Sebagai pemegang gelar juara Piala Dunia sebanyak 4 kali, mereka harus menerima kenyataan pahit absen di Piala Dunia 2018. Ini mengulang sejarah pahit saat tak tampil di Piala Dunia 1958 silam. Italia pun menjadi satu-satunya negara yang pernah juara dan absen di Rusia.

Gli Azzurri - yang akhirnya memecat Giampiero Ventura - gagal bersaing di fase grup dengan Spanyol yang lolos langsung. Kemudian, di babak play-off, Italia disingkirkan oleh Swedia. Ironisnya, kegagalan itu terjadi saat Italia menjamu Swedia pada leg kedua play-off yang berakhir 0-0. Pada leg pertama di kandang Swedia, Italia kalah 0-1.

Tak hanya Italia, Belanda juga bersedih karena hanya menjadi penonton di Piala Dunia 2018. Lebih miris lagi, kegagalan Belanda terjadi di fase grup. Mereka bahkan tak mampu merebut tiket play-off.

Langganan Piala Dunia, Amerika Serikat juga hanya akan jadi penonton. Mereka kalah bersaing di Zona CONCACAF dan menjadi salah satu kejutan. Maklum saja, posisi AS sebagai wakil CONCACAF justru digantikan negara yang sebelumnya tak pernah tampil di Piala Dunia yakni Panama.

Selain kegagalan beberapa negara kuat di sepak bola, Piala Dunia 2018 juga diramaikan dengan kehadiran dua debutan. Mereka adalah Panama dan Islandia. Untuk pertama kali mereka tampil di pentas Piala Dunia.

Tak ketinggalan pula menanti kiprah negara-negara yang menantikan cukup lama untuk kembali tampil di Piala Dunia. Sebut saja Peru dan Mesir.

Kini, 32 negara tersebut menantikan undian fase grup yang akan digelar pada 1 Desember mendatang di Moskva. Akan dibagi dalam 8 grup dan masing-masing berisi 4 negara. Patut dinanti hasil drawing fase grup nanti.

 

Ini 32 Negara Peserta Piala Dunia 2018

Zona UEFA

- Rusia

- Belgia

- Jerman

- Inggris

- Spanyol

- Polandia

- Islandia

- Serbia

- Portugal

- Prancis

- Swiss

- Kroasia

- Swedia 

- Denmark

Zona CONMEBOL

- Brasil

- Uruguay

- Argentina

- Kolombia

- Peru

Zona ASIA

- Iran

- Jepang

- Korea Selatan

- Arab Saudi

- Australia

Zona AFRIKA

- Nigeria

- Mesir

- Senegal

- Maroko

- Tunisia

Zona CONCACAF

- Meksiko

- Kosta Rika

- Panama

More Articles ...