JAKARTA, RadarPena.com - Keperkasaan Barcelona yang selalu menang dalam 5 laga terakhir di pentas Divisi Primera musim ini akhirnya runtuh. Bertanding di kandang Espanyol pada leg pertama perempat final Copa del Rey, Kamis (18/1) dini hari WIB, Barcelona tumbang dengan skor 0-1.

 

Ironisnya, kekalahan dalam laga derby bertajuk Derbi Barceloni itu diwarnai dengan kegagalan penalti Lionel Messi. Gol tunggal kemenangan Espanyol dihasilkan Melendo pada menit 88 usai memanfaatkan umpan dari Navarro.

 

Kekalahan tersebut jelas menyakitkan lantaran gol lawan tercipta pada menit-menit akhir. Padahal sepanjang pertandingan sebelum gawang Jasper Cillessen kebobolan, Blaugrana - julukan Barcelona, tampil sangat dominan. Baik dalam penguasaan bola maupun jumlah tendangan ke gawang lawan, tim asuhan Ernesto Valverde itu unggul mutlak dari Espanyol.

 

Selain itu, sebenarnya Barcelona bisa unggul lebih dahulu saat wasit Ricardo De Burgos Bengoetxea menunjuk titik putih. Namun, tendangan penalti yang dilakukan Messi pada menit 62 tak membuahkan hasil. Messi pun tercatat sebagai pemain di La Liga yang paling sering gagal penalti pada semua ajang. Kapten timnas Argentina itu telah 3 kali gagal dalam eksekusi penalti dari 6 kesempatan.

 

Kegagalan penalti yang dilakukan Messi harus dibayar mahal. Justru pada menit akhir Espanyol mampu mencetak gol dan sekaligus meraih kemenangan. Hasil apik di RCDE Stadium menjadi modal bagi Espanyol pada leg kedua nanti di Camp Nou.

 

Bagi Espanyol, kemenangan itu cukup bersejarah. Itu menjadi kemenangan pertama dalam Derbi Barceloni melawan Barcelona sejak 2009 silam. Artinya dalam 8 tahun terakhir, Espanyol tak pernah menang atas Barcelona di semua ajang sebelum akhirnya rekor buruk itu diputus pada Kamis (18/1) dini hari WIB.

 

Sebelum ini, kemenangan terakhir Espanyol dari Barcelona terjadi pada Februari 2009. Kala itu, mereka menang 2-1 di Camp Nou dalam pentas Divisi Primera.

 

Di satu sisi, meski kalah 0-1, Barcelona masih punya peluang melaju ke semifinal. Maklum saja, mereka berganti menjadi tuan rumah pada leg kedua yang akan dilangsungkan pada 25 Januari mendatang di Camp Nou.

 

Espanyol 1-0 Barcelona

(Melendo 88)

 

 

(epr/Football Espana/JPC)

JAKARTA, RadarPena.com - Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya usai tim asuhannya mampu mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 1-0, Selasa (16/1) sore WIB pada laga pertama Grup A Piala Presiden 2018. Wajah Mario Gomez pun terlihat semringah.

 

Gol tunggal Persib dihasilkan Oh In-kyun pada menit ke-55. Usai laga, Mario Gomez mengatakan para pemainnya bekerja keras untuk meraih kemenangan. Kesulitan saat menghadapi laga pembuka bisa diatasi dengan kepercayaan diri yang tinggi.

 

"Pada laga perdana ini kami bermain bagus. Skema dan taktik yang direncanakan bisa berjalan. Apa yang diharapkan telah tercapai," beber Mario Gomez seperti dilansir liga-indonesia.id.

 

"Para pemain menunjukkan gairah yang tinggi. Mereka terus bergerak menjaga area permainan dan cepat dalam melakukan serangan," imbuhnya.

 

Mario Gomez lantas menambahkan bahwa kemenangan itu menjadi modal untuk menghadapi laga berikutnya demi upaya lolos ke babak selanjutnya. "Hasil ini penting untuk modal kami di pertandingan selanjutnya. Saya berharap para pemain terus mempertahankan performa seperti saat ini," pungkas Mario Gomez.

 

 

(epr/JPC)

GIANYAR, RadarPena.com  - Di Singapura, Tampines Rovers belum pernah merasakan bagaimana atmosfer pertandingan yang disaksikan belasan bahkan puluhan ribu suporter.

 

Sebab, kandang mereka Jurong West Sports and Recreation Centre hanya berkapasitas 5 ribu penonton. Jauh di bawah Stadion Dipta yang mampu menampung 30 ribu penontong.

 

Karena itu pelatih Tampines Rovers Jurgen Raab fokus mengasah mental dan fisik anak asuhnya sebelum melawan Serdadu Tridatu.

 

Terlebih, Tampines Rovers belum pernah melawan tim asal Liga Indonesia. “Tentu berbeda melawan tim asal Indonesia.

 

FIsik dan mental harus siap besok. Apalagi sebelumnya kami tidak pernah melawan tim asal Indonesia,” ujar Jurgen Raab.

 

Jürgen Raab sendiri hanya membawa 18 pemain ke Bali. Namun dengan persiapan kurang lebih empat minggu, timnya sudah sangat siap.

 

“Ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain. Tetapi kami sudah merekrut beberapa pemain untuk menghadapi laga ini,” bebernya.

 

 

(rb/lit/mus/mus/JPR)

LONDON, RadarPena.com - Mantan pemain sayap Manchester United (MU) Ryan Giggs dilaporkan siap ditunjuk menjadi pelatih timnas Wales. FA Wales mengadakan konferensi pers pada Senin (15/1),  dan Giggs (44) diperkirakan akan diperkenalkan sebagai suksesor Chris Coleman yang berhenti dari posisinya pada November untuk melatih Sunderland.

Giggs memperkuat timnasnya sebanyak 64 kali antara 1991 sampai 2007, namun tidak populer bagi sebagian penggemar Wales karena banyak melewatkan pertandingan internasional, khususnya laga-laga persahabatan. Dia mengakhiri 23 tahun karier bermainnya pada 2014 dan melatih Manchester United sebagai pelatih sementara untuk empat pertandingan pada akhir musim 2013/2014, setelah David Moyes dipecat.

Giggs merupakan asisten Louis van Gaal di Old Trafford selama dua musim sebelum meninggalkan United pada 2016 setelah Jose Mourinho ditunjuk sebagai manajer. Coleman memimpin Wales ke semifinal Piala Eropa 2016 namun mereka gagal menembus putaran final Piala Dunia tahun ini.

 

MANCHESTER, RadarPena.com - Manchester City menarik diri dari pertarungan untuk mendapatkan penyerang Arsenal Alexis Sanchez. Ini membuat Manchester United asuhan Jose Mourinho menjadi kandidat terdepan untuk mendapatkan pemain berusia 29 tahun itu.

City, yang telah lama mengincar Sanchez, memutuskan untuk menarik ketertarikan mereka terhadap pemain Chile itu setelah melakukan pertemuan-pertemuan dengan klub untuk mendiskusikan aspek-aspek finansial kesepakatan itu.

Meski manajer City Pep Guardiola, yang pernah melatih Sanchez di Barcelona, berniat untuk menambahkan penyerang itu ke dalam skuatnya, permintaan gaji dan biaya transfernya dipatok teru tinggi oleh klub yang ikatan kontraknya dengan dia habis pada akhir musim ini. Mourinho mengonfirmasi bahwa United tertarik mendatangkan Sanchez, namun berkata bahwa ia "tidak yakin maupun yakin" mengenai mengamankan tanda tangan sang pemain.

 

JAKARTA, RadarPena.com  - Laga persahabatan Timnas Indonesia kontra Islandia Minggu (14/1) malam menyisakan kejadian yang bikin geleng-geleng kepala.

 

Kursi Stadion Utama Gelora Bung Karno rusak akibat ulah suporter tak bertanggung jawab.

 

Foto-foto aksi tidak tertib sejumlah penonton yang duduk di sandaran serta menginjak bagian yang harusnya untuk duduk, viral usai pertandingan berakhir.

 

Tentu miris rasanya. Mengingat, renovasi stadion tersebut menelan biaya ratusan miliar rupiah.

 

Netizen juga semakin marah ketika foto-foto itu menunjukkansebuah kursi merah yang patah. ”Norak banget yang nonton kakinya diatas bangku. Dikira warteg kali ya,” seru akun @dwiokiriyanto di instagram.

 

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto, membenarkan memang ada penonton bandel yang duduk tidak tertib.

 

Dia juga menanggapi satu foto yang memperlihatkan empat orang penonton berdiri di atas kursi kuning dengan tiga kursi di sebelahnya yang patah.

 

”Itu hoaks bukan terjadi di SUGBK. Kursinya tidak seperti itu. Untuk yang kursi merah memang itu di SUGBK,” ucapnya.

 

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan inspeksi. Ada sebagian kecil dudukan kursi lepas akibat baut yang kendur sehingga lepas. ”Kalau rusak parah karena penonton belum ada," imbuhnya.

 

Winarto menegaskan akan memperketat regulasi untuk penonton di laga-laga ke depan. Dia menilai laga timnas tadi malam menjadi uji coba untuk menampung dan melihat perilaku penonton saat pertandingan. Momen tersebut tentu akan menjadi bahan evaluasi bagi PPK GBK.

 

Winarto memastikan kerusakan yang ada tidak signifikan. Proses perbaikan akan langsung dilakukan setelah pemeriksaan selesai seluruhnya.

 

Menurutnya, pembenahan yang dilakukan pihak kontraktor tidak akan amengganggu kesiapan SUGBK sebagai main venue Asian Games 2018.

 

Menpora, Imam Nahrawi sebagai pemangku kebijakan olahraga nasional turut menyoroti vandalisme yang terjadi di SUGBK pada minggu malam. “Pertama tolong cek lagi, bener terjadi gak,” sebutnya.

 

Masalah tersebut menjadi ancaman dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 Agustus mendatang. Sebab, secara teknis mereka membutuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak saat ke SUGBK.

 

”Ini sudah zaman now yang foto bisa ketauan oleh temannya dan di post, tolong berubahlah,” terangnya.

 

 

Imam menyarankan pengelolaan nantinya bisa lebih baik lagi. Adanya teknologi face recognition seharusnya sudah bisa diberlakukan, termasuk yang tertangkap kamera melakukan vandalisme bisa diberikan opsi di-blacklist tidak boleh masuk GBK lagi. (nap)

JAKARTA, RadarPena.com - Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla Aspas mengakui timnya kalah kelas dari Islandia sehingga takluk 1-4 dalam uji coba.

 

Menurut pelatih asal Spanyol itu, ada beberapa faktor yang membuat timnya kalah dengan margin besar dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Minggu (14/1) malam.

 

"Anak anak kami untuk berkumpul punya latihan sekitar 6-7 hari dengan klub tapi saya sangat senang dengan attitude pemain dan sprit anak-anak di pertandingan," ungkapnya, usai laga.

 

Pada babak pertama, lanjut Milla fisik pemainnya masih bagus. Tapi pada babak kedua, fisik anak didiknya mulai menurun.

 

"Terlihat jelas tim lawan punya fisik lebih baik dan lebih siap tentunya. saya ulangi saya merasa anak anak hari ini tidak berhak untuk kalah terlalu banyak gol," tegasnya.

 

Dalam laga ini, Indonesia memang tampil luar biasa di babak pertama karena sempat unggul 1-0 terlebih dulu via Ilham Udin Armayn.

 

Sayangnya, pada babak kedua permainan Indonesia menurun, masuknya Evan Dimas dan keluarnya Septian David, ternyata membuat lawan lebih leluasa menekan.

 

 

Akibatnya, lawan bisa mencetak gol kedua, ketiga dan keempat dengan mudah ke gawang skuay Garuda. (dkk/jpnn)

More Articles ...