Ngeri! Harimau Sumatera Teror Warga, Satu Nyawa Melayang

Typography

RIAU, RadarPena.com - Warga Indragiri Hilir dihantui dengan teror terkaman harimau. Setelah insiden seorang warga setempat diterkam harimau pada 3 Januari lalu, kini binatangnya belum tertangkap. Warga setempat jadi gaduh. Takut binatang buas itu tiba-tiba muncul lagi.

Aparat terus menyisir daerah yang diduga daerah yang menjadi perlintasannya. Diduga hewan langka yang dilindungi itu tersasar masuk permukiman warga dan mencari mangsa.

Ketua Tim Penanggulangan Konflik Harimau BBKSDA Riau di PT Tabung Haji Indo Pantation (THIP), Muhamad Hendri, menyarankan kepada semua karyawan untuk ekstra hati-hati. Sementara waktu jangan beraktivitas di kebun.

"Kalau mau masuk ke kebun juga, jangan sendiri-sendiri. Kalau bisa berkelompok. Bagi yang wanita harus didampingi laki-laki. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi di luar dugaan," ujar Hendri, seperti yang dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (15/1).

Warga juga diminta untuk menahan diri agar tidak melakukan perburuan terhadap satwa dilindungi ini. "Percayakan kepada kami. Kami harap, semua tugas tim berjalan dengan baik. Satwa bisa dievakuasi, manusia dapat selamat. Kami lakukan ini semaksimal mungkin," ujarnya.

Menurut Iskandar, Asisten Koordinator Penyelamat dan Konservasi Harimau Sumatera (PKHS), pihaknya sudah memasang dua kamera trap pada 9 Desember 2017 lalu. Kamera itu dipasang di jalur yang biasa ditempuh oleh harimau. Namun hasilnya nihil. Tak ada terekam harimau yang melintas di sekitar kamera tersebut.

"Setelah dicek, tidak ada terlihat. Artinya, harimau itu tidak melewati jalur itu lagi. Padahal, kamera ini dipasang di tempat yang memiliki jejak kaki," kata dia. (iil/jpg/JPC/JP)

Iklan Detail 1