Top Stories

JAKARTA, RadarPena.com - Aktris Aurelie Moeremans mengaku akhir-akhir ini sangat menggemari lagu-lagu Slank. Salah satu faktornya yakni karena peran yang dimainkan dalam film Mau Jadi Apa? Di film komedi itu dia berperan sebagai Slankers, bernama Ros.

 

Karakter tersebut otomatis menuntut Aurelie Moeremans harus mengetahui banyak soal Slank, terutama lagu-lagunya. Demi profesionalitas, dia pun banyak mendengar lagu band yang bermarkas di Potlot itu. Terutama dari album awal hingga album ketujuh, sebab film Mau Jadi Apa? berlatar 1990an hingga awal 2000an.

 

"Aku bukan Slankers sebenarnya, gara-gara film ini aku makanya download lagu-lagu Slank. Jadi suka sampai sekarang, masih ada di playlist aku," kata Aurelie Moeremans di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/11).

 

Kekasih Marcello Tahitoe itu mengaku senang mendapat peran sebagai Ros. Menurutnya, dia tidak banyak menemui hambatan untuk tokoh Slankers itu. Apalagi Aurelie dibantu sutradara sekaligus pemain, Soleh Solihun untuk memainkan karakter yang memang ada dalam kehidupannya.

 

"Aku dibantu Kang Soleh, soalnya sosok Ros itu memang gebetannya zaman kuliah. Chemistry sehari langsung dapat," jelasnya.

 

Mau Jadi Apa? adalah film komedi yang bercerita tentang kehidupan Soleh Solihun saat masa kuliah pendidikan di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran pada akhir 1990an dan awal 2000an. Film itu disutradarai langsung oleh Soleh Solihun dan Monty Tiwa.

 

Mau Jadi Apa? diproduksi berkat kerjasama Starvision dan Millennia. Selain Aurelie Moeremans dan Soleh Solihun, film ini didukung deretan pemain seperti Boris Bokir, Awwe, Ricky Wattimena, Adjis Doaibu, Anggika Borsterli, Poppy Sovia, Aci Resti, serta penampilan dari Ronal Surapraja, Ernest Prakasa, Gading Marten, Andhika Pratama, dan lainnya. Mau Jadi Apa? tayang mulai 30 November 2017 mendatang di bioskop Indonesia. (*)

 

 

(ded/JPC) 

JAKARTA, RadarPena.com - Berita putus cinta sebetulnya termasuk hal sedih. Tapi, kalau yang putus Lee Min-ho, 30, dengan Bae Suzy, 23, barang kali justru banyak Minoz (sebutan fans Min-ho) yang bersorak.

 

Kisah cinta Min-ho dan Suzy tidak berujung indah seperti Song Song Couple yang menikah pada 31 Oktober lalu. Setelah hampir tiga tahun berpacaran, keduanya memutuskan berpisah.

 

Pihak agensi mengonfirmasi bahwa aktor utama The Legend of the Blue Sea dan personel girlband Miss A tersebut tak lagi menjadi sepasang kekasih. Kabar itu langsung menjadi breaking news di Korea.

 

Penyataan tersebut disampaikan perwakilan JYP Entertainment yang merupakan agensi Suzy kepada Korea Herald.

 

’’Iya, kami bertanya kepada Suzy. Benar bahwa dia dan Lee Min-ho putus,’’ papar perwakilan itu tanpa mengurai detail penyebab perpisahan sebagaimana dikutip dari Koreaboo.

 

Hal yang sama diungkapkan MYM Entertainment, agensi yang menaungi Min-ho. Salah seorang sumber yang dekat dengan mereka mengungkapkan bahwa alasan keduanya berpisah sangat personal. Namun, mereka tetap berteman baik meski berpisah.

 

Min-ho dan Suzy diketahui menjalin cinta sejak Maret 2015 setelah sebelumnya foto keduanya bersama di London tersebar di media daring.

 

Perwakilan Min-ho sempat menuturkan bahwa sang aktor mengakui telah lama tertarik pada Suzy sebelum akhirnya mengungkapkan perasaan.

 

Hubungan keduanya beberapa kali diterpa isu putus. Pertama pada September 2015, kemudian pada Agustus 2016. Namun, mereka selalu menyangkal rumor tersebut. Pada April lalu, keduanya merayakan anniversary dua tahun berpacaran.

 

 

Min-ho saat ini menjalani wajib militer di pusat kesejahteraan sosial sejak Mei lalu. Sementara itu, Suzy melakoni syuting drama While You Were Sleeping. (nor/c22/ayi) 

JAKARTA, RadarPena.com - Prisia Nasution dan Iedil Putra punya kiat jitu menjaga keharhomisan rumah tangganya, meski jadwalnya sangat padat.

Caranya, selalu berusaha memanfaatkan waktu saat bersama suami.

"Kami sangat memikirkan quality time, tapi kami santai saja,” kata Prisia Nasution saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

“Kalaupun misalnya dia harus balik ke KL (Kuala Lumpur-red) untuk kerja, ya enggak apa-apa. untungnya Jakarta-KL sama Jakarta-Bandung masih lebih jauh Jakarta-Bandung, yang kalau macet bisa tujuh jam," lanjutnya.

Saat sedang bersama sang suami, Prisia mengaku lebih senang berada di rumah. Sebab, macetnya Jakarta membuat mereka malas pergi ke luar rumah.

"Tapi di rumah kami tuh sudah kayak playground. Ada wall climbing, semua ada deh di rumah. Kalau enggak perlu-perlu banget, ya enggak keluar. Tapi, kalau ada sedikit waktu, paling kami diving," ujar Prisia.

Disinggung soal momongan, wanita karib disapa Pia itu mengaku pasrah. Beruntung, suaminya tak mendesaknya untuk segera memiliki anak.

"Sedikasihnya saja lah. Enggak yang dipikirin. Targetnya dua (anak-red) saja maksimal ya, zaman sekarang banyak-banyak, bahaya," tandasnya. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Gadis cantik yang didentifikasi bernama Giselle begitu girang. Keperawanannya yang dilelang dihargai USD 3 juta atau sekira Rp 40 miliar.

 

Remaja berusia 19 tahun mengaku senang karena tak menyangka kegadisannya dihargai sangat tinggi.

 

Belum lagi peserta yang terlibat dalam lelang tersebut merupakan orang-orang berpengaruh dan terkenal.

 

Lelang Keperawanan, Gadis Ini Dihargai Rp 40 Miliar.

 

Ada begitu banyak orang yang menjadi peserta dengan latar belakang yang berbeda. Selain politikus, bintang film Hollywood, pengusaha juga ikut berburu.

 

Nah, yang dinyatakan menang adalah seorang pengusaha asal Abu Dhabi.

 

Pengusaha tersebut adalah penawar tertinggi dalam lelang keperawanan yang diikuti Giselle di Cinderella Escort.

 

Tawaran pengusaha kaya raya asal Timur Tengah itu dilaporkan Metro mengungguli tawaran harga yang diajukan seorang politikus asal Rusia dan juga seorang aktor Hollywood yang tidak disebutkan namanya.

 

“Saya tidak akan pernah bermimpi bahwa tawaran akan naik begitu tinggi dan kami akan mencapai 2,5 juta euro. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” kata Giselle.

 

Giselle yang juga diketahui sebagai model di Amerika Serikat ini mengatakan bahwa menjual keperawanannya adalah idenya sendiri.

 

Dia kemudian mencari agen sehingga transaksi dan pertemuan bisa dilakukan dengan aman.

 

 

(metro/amr/fajar online/jpnn)

DENPASAR, RadarPena.com – Siapa yang tidak kenal dengan salah satu sosok wanita cantik, aktris ternama di dunia perfilman Indonesia ini? Ya, dia adalah Alexandra Ria Farista Gottardo atau yang dikenal dengan Alexandra Gottardo.

Alexandra Gottardo yang meniti karir muli dari seorang seniman teater sejak tahun 2004, ini sudah sangat ‘moncer’ melakoni seni peran di beberapa sinetron ataupun film ternama. Di antaranya film ‘Tanah Air Beta’, ‘Medley’, ‘Anak-anak Borobudur’ dan lain sebaginya. Dan kini, perempuan blasteran Italia-Indonesia tersebut, memang tengah vakum dan jarang terlihat di dunia panggung hiburan ataupun layar kaca sebagai aktris sejak kurang dari dua tahun silam.

 

Terakhir, wanita kelahiran Malang, 9 Januari 1985 tersebut terlihat muncul di film ‘Pinky Promise’ karya dari Guntur Suharjanto, pertengahan tahun 2016 silam. Dalam film tersebut, Alexandra melakoni peran sebagai tokoh bernama Baby, ‘Istri Simpanan’ yang terkena penderita kanker. Selain mampu menguras air mata penonton, karakter Alexandra sebagai gadis lugu yang medok dengan celotehan nyeleneh tersebut, berhasil mencuri perhatian.

 

Memang setelah melahirkan buah hatinya, Alexandra tidak butuh waktu lama untuk bisa kembali berakting dalam sebuah film tersebut. Namun setelah itu, Istri dari Arief Waworuntu ini, kembali absen sebagai aktris.

 

Terkait hal tersebut, Alexandra pun punya alasan tersendiri ketika diwawancarai Koran Bali Express (Jawa Pos Group), beberapa waktu lalu.

 

Ia menjelaskan, kalau dirinya tengah sibuk membantu sang suami di bisnis company dan juga melakoni kewajibannya sebagai ibu rumah tangga.

 

“ Ya kesibukan aku sekarang membantu suami di bisnis company dia, running WO (Rexa) dan ibu rumah tangga juga. Mungkin Sudah kurang dari 2 tahun belum shooting, postponed karena hamil, melahirkan dan anak masih baby banget,” jelasnya.

 

Ketika ditanya tentang kapan dirinya akan kembali tampil di dunia film, Alexandra belum bisa memastikan. “Mungkin sampai dimana waktu yang pas untuk bisa meninggalkan anak, tawaran main yang pas, serta budget yang pas juga, baru mau shooting lagi,” imbuhnya sedikit tertawa.

 

Ia mengaku, kalau selama ini sudah ada beberapa tawaran, hanya saja belum berani untuk kembali tampil, dengan alasan belum tega meninggalak anak perempuannya yang sedang menginjak usia 1 tahun 4 bulan ini. “Kalau feeling tinggalin anak udah nyaman, baru saya akan shooting lagi,” pungkasnya.

 

Ya, kesibukannya bersama sang suami dan juga mengurus keluarga kecilnya ini memang cukup menyita banyak waktu. Bahkan Akexandra dan keluarga terlihat lama menetab di pulau Bali sambil mengurus beberapa bisnis yang dikelola bersama. Salah satunya saat soft opening Eden Club Bali yang berlokasi di jalan Dewi Sri, Kuta-Bali.

 

Kala itu, dirinya bersama suami tengah ikut merasakan uforia kemeriahan event night party bersama para penikmat dunia hiburan malam di Eden Club Bali. “Apakah terasa menyulitkan karena sudah lama vakum berakting, aku rasa tidak ya. Ya masih dalam tahap aman dengan semua profesi dulu sih. Dan untuk di club, saya tidak terlalu ikut urusan operational, hanya saya sebagai creative saja. Apalagi kami tinggalnya tidak menetap, kadang di Bali, Jakarta, dan Malang juga,” jelasnya.

 

Menyoal seperti apa karakter, genre atau jenis film yang nantinya akan di perankan oleh Alexandra, perempuan yang pernah mendapat penghargaan sebagai aktris terbaik Indonesia Movie Awards 2011 ini tidak mau muluk-muluk. Yang terpenting, tutur Alexandra, selama alur cerita dan bisa bekerja sama dengan orang-orang hebat, kenapa tidak. “Tentu untuk genre dan jenis film tidak ada yang spesifik, selama scenarionya menarik dan bekerjasama dengan orang-orang yang luar biasa dan professional dibidangnya, saya rasa itu sudah cukup untuk saya, mau berpartisipasi dengan film tersebut,” tutupnya.

 

 

(bx/vir/art/yes/JPR)

JAKARTA, RadarPena.com - Dua penyanyi muda berbakat Raisa dan Isyana berhasil memboyong penghargaan dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2017, Kamis (16/11) malam.

 

Keduanya berhasil mendapat penghargaan dalam kategori Karya Produksi Kolaborasi Terbaik. Di mana keduanya sempat berkolaborasi lewat RaisaxIsyana.

 

Atas raihan tersebut, keduanya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait, termasuk para penggemar setia mereka.

 

Tidak hanya membawa pulang piala, Raisa dan Isyana juga tampil di panggung AMI 2017.

 

Selain Raisa dan Isyana, penyanyi Anji juga sukses membawa pulang piala.

 

 

Pelantun lagu Dia itu berhasil meraih piala sebagai Artis Solo Pria Pop lewat lagu Bidadari Tak Bersayap.(chi/jpnn)

JAKARTA RadarPena.com - Pencipta lagu legendaris, Sambodo membuat lagu baru yang terinspirasi dari Presiden Joko Widodo. 

Pencipta lagu Nurlela yang ngehits di tahun 1980-an itu baru saja menciptkan lagu berjudul Kerjo Kerjo Kerjo. 

"Lagu ini saya buat karena terinspirasi dengan ucapan presiden Jowo Widodo yang selalu mengucapkan kerja kerja kerja," kata Sambodo di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Sambodo kemudian memilih penyanyi Sruti Respasti untuk membawakan lagu ciptaannya. Sruti Respasti dipilih karena kemampuannya dalam melantunkan lagu daerah. Kebetulan dia berasal dari Solo, Jawa Tengah yang berarti sama dengan Jokowi.

"Saya pilih Sruti karena saya anggap Sruti yang paling cocok membawakan lagu ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sruti Respati mengaku senang bisa meluncurkan singel anyar berjudul Kerjo Kerjo Kerjo tersebut. Dia mengaku tidak menyangka berkesempatan membawakan karya pencipta legendaris, Sambodo.

"Sewaktu saya ditawari untuk bawakan lagu ini saya tidak berpikir dua kali, saya langsung ambil," jelasnya.

"Menurut saya, lagu ini bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih menyibukan diri dengan bekerja daripada saling bermusuhan dan saling menjelekan," tutup Sruti Respati.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Grup rock, God Bless tak akan pernah redup.  Sebagai bukti, band legendaris ini masih menunjukkan taring di pentas penghargaan musik tanah air. Ahmad Albar dkk sukses meraih 2 Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2017, Kamis (16/11) malam.

Band yang eksis sejak awal 70-an itu menang AMI Awards dalam kategori Duo/Grup/Kolaborasi Rock dan Album Rock Terbaik untuk album Cermin 7.

Dalam kategori tersebut, band yang diisi Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fattah Gagola (bass), Abadi Soesman (kibor), dan Fajar Satritama (drum) itu justru sukses mengungguli nominator lain yang diisi musisi muda. Seperti, Slank, Gugun Blues Shelter, Saint Loco, The Changcuters, Kotak, dan lainnya.

"Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan YME malam God Bless mendapat dua penghargaan AMI Awards 2017 untuk kategori Album Rock Terbaik dan Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik melalui album Cermin 7," tulis akun resmi God Bless.

God Bless mempersembahkan dua piala AMI Awards ini untuk penggemar serta sahabat mereka Yockie Suryo Prayogo.

"Terima kasih kepada @amiawards, para pendukung album terakhir God Bless, Rumah Musik Kita, Aquarius Musikindo, megapro, sound engineer, teknisi, crew panggung, para sponsor, event organizer yang telah memberi kepercayaan kepada kami untuk tetap memeriahkan dunia panggung dan rekaman," ungkap mereka.

"Juga kepada para musisi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier God Bless. Khususnya kepada sahabat kami Yockie Suryo Prayogo yang saat oni dalam keadaan sakit. Anda harus sembuh. Tetap semangat," tutup God Bless. (jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Vokalis Payung Teduh, Is mengumumkan mundur dari band setelah tampil dalam konser Liztomania di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/11) malam. Dia menegaskan mulai 2018, sudah tak aktif lagi di band yang didirikan sejak 2007.

Pertanyaan pun timbul, apa yang akan dilakukan Is usai keluar dari Payung Teduh? Pemilik nama lengkap Mohammad Istiqamah Djamad itu memastikan bakal tetap berkarya, salah satunya tentu dalam urusan menulis lagu.

"Lebih ingin berkarya ke situ sih, ingin teater lagi, nulis buku lagi. Sekarang lagi menulis sama istri, ingin lebih banyak untuk itu sebenarnya," kata Is.

Seperti diketahui, kabar mengejutkan datang dari band Payung Teduh. Is sebagai vokalis baru saja mengumumkan mundur dari Payung Teduh.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah tampil dalam konser Liztomania di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/11) malam.

Menurutnya, dia resmi mundur dari Payung Teduh pada akhir tahun ini. Oleh sebab itu, per 2018 dia tidak lagi bersama grup yang kini jadi perbincangan lewat lagu Akad.

"Petualangan dengan Payung akan berakhir di 2018, saya yang mundur sih. Tetapi mereka tetap berjalan. Maksud gue mereka tetap jalan, tanpa gue," jelas Is.

Pria berambut kribo itu menjelaskan bahwa keputusannya mundur bukan karena ada masalah atau konflik di Payung Teduh. Menurutnya, langkah ini diambil lantaran sudah tidak memiliki visi yang sama antara personel.

"Saya mundur, kayaknya harus melewatkan dengan secangkir teh dan obrolan panjang. Visi sudah beda, bukan karena perselisihan," ucapnya.

"Saya merasa Payung Teduh sudah kehilangan spirit berkarya," imbuh Is.

Keputusan Is tersebut tentu membuat publik terkejut. Apalagi saat ini Payung Teduh tengah menikmati puncak popularitas.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Grup band Payung Teduh ditinggal sang vokalis, Mohammad Istiqamah Djamad alias Is. Padahal grup band ini sedang berada di puncak karir.

"New episode kali ya, petualangan dengan Payung akan berakhir di 2018, saya yang mundur sih," kata Is usai konser BBM Liztomania Konser Musik Tanah Air Vol.3 Payung Teduh "Catra Adhum" di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

"I will not let the ship collapse. Mereka tetap berjalan. Maksud gue mereka tetap jalan, tanpa gue," sambung Is lagi.

Is menegaskan bahwa tak ada perselisihan dengan personel lain di tengah keputusannya meninggalkan Payung Teduh.

“Visi sudah beda. Saya merasa Payung Teduh seperti kehilangan spirit untuk berkarya, sekarang sibuk di off air gitu,” ungkap Is.

Selain perbedaan visi dan misi, ada hal lain yang mendasari Is untuk menyudahi rutinitas bersama Payung Teduh.

"Saya ingin balik ke alam lagi, nulis lagu lagi, bikin banyk CSR. Manggung-manggung gitu terlalu menyita energi ya,” tukas Is.

“Bukan berarti saya tidak bersyukur, naudzubillahiminzalik. Pengin lebih banyak nulis buku sama istri lagi, saya pengin banyak waktu sendiri," sambungnya.(jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Jelang penayangan fil Ayat Ayat Cinta 2, MD Live Productions bakal menggelar konser. Acara tersebut bertajuk Ayat Ayat Cinta in Concert with Live Orchestra, The Colours of Love akan digelar pada Rabu, 20 Desember 2017 di Plenary Hall Jakarta Convention Center.

Menariknya, acara yang diselenggarakan bersama event organizer partner Marygops Asia Group itu akan mempertemukan empat penyanyi Indonesia.

Mereka adalah Krisdayanti, Rossa, Raisa, dan Isyana Sarasvati.

Diketahui, keempat penyanyi ini memang didaulat sebagai pengisi original soundtrack untuk film Ayat Ayat Cinta 2.

Sementara itu, Melly Goeslaw didapuk untuk menggarap soundtrack film arahan sutradara Guntur Soehardjanto ini bersama sang suami Anto Hoed.

Diketahui, Krisdayanti membawakan single berjudul Ayat Ayat Cinta 2. Rossa membawakan single terbaru berjudul Bulan Dikekang Malam.

Isyana melantunkan sebuah lagu berjudul Masih Berharap. Berbeda dengan KD dan Rossa, lagu yang dibawakan Isyana diciptakan oleh Yovie Widianto.

Single Masih Berharap baru saja diluncurkan awal November ini.

Sedangkan Raisa, bakal membawakan lagu ciptaannya sendiri. Disebutkan, lagunya ini akan dirilis dalam waktu dekat.

Sementara, untuk film Ayat Ayat Cinta 2 akan mulai tayang pada 21 Desember 2017 mendatang.(jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Nafa Urbach merilis cover lagu Tinggallah Ku Sendiri yang dipopulerkan almarhumah Nike Ardilla, Juamt (3/11). Pada hari yang sama Klip video lagu itu pun dirilis di kanal YouTube milik Nafa.

Kebetulan atau tidak, lagu daur ulang tersebut dirilis setelah Nafa berpisah dari Zack Lee. Mereka resmi bercerai pada 23 Oktober lalu. Apakah itu disengaja?

’’Oh, enggak. Rencana merilis Tinggallah Ku Sendiri itu ada sejak tujuh bulan lalu,’’ ungkap Nafa ketika dihubungi kemarin, Minggu (5/11). Artinya, rencana tersebut ada sebelum dia mengajukan gugatan cerai.

Nafa menyatakan, dirinya adalah pengagum berat Nike. Karena itu, saat Nafa ingin menyanyi lagi, cover lagu Nike masuk dalam list-nya. Dia mengontak keluarga penyanyi Deru Debu tersebut untuk meminta izin.

Eh, ternyata Nafa disambut baik. Nafa dan saudaranya, musisi Alam Urbach, lantas mencari lagu Nike yang bisa diaransemen ulang dan cocok dengan suara Nafa. Pilihan jatuh pada Tinggallah Ku Sendiri yang dipopulerkan Nike pada 1993.

Rekaman dan syuting klip video dilakukan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Hanya sepekan sebelum rilis cover tersebut. Nafa lagi-lagi menegaskan bahwa hal itu tidak bertujuan mengumumkan statusnya yang kini menjanda.

Tetapi, ketika menyanyi, apakah Nafa sempat baper? ’’Ya…gimana ya. Pasti ada lah perasaan itu,’’ ujar Nafa sedikit tercekat, tetapi diselingi tawa canggung.

Nafa mengakui, lagu-lagu yang dibawakannya tahun ini secara tidak sengaja menggambarkan hubungannya dengan Zack. Saat membawakan Melepasmu Kelemahanku, dia benar-benar takut berpisah dari Zack.

Nafa menilai, Tinggallah Ku Sendiri merupakan jawaban atau sambungan kisah lirik Melepasmu Kelemahanku. Pada akhirnya, dia harus berpisah dari Zack dan sendirian.

’’Saya benar-benar nggak menyangka lho kalau terjadi sungguhan,’’ katanya.

Saat ini Nafa menyiapkan minialbum. Bulan depan, dia menjalani syuting film. Namun, dia enggan mengungkapkan detail cerita maupun genre film tersebut. Kejutan, katanya.

’’Pokoknya, orang-orang bakal shock pas tahu saya main film apa. Ditunggu saja ya,’’ tutur dia. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com – Lagu Surat Cinta untuk Starla milik Virgoun itu begitu populer. Buntutnya lagu ini pun diangkat ke web series 7 episode. 

Web series yang diunggah di kanal YouTube Last Child itu menampilkan Jefri Nichol sebagai Hema dan Caitlin Halderman menjadi Starla. Di akhir diceritakan bahwa Starla mulai jatuh cinta kepada Hema.

Kisah keduanya lantas berlanjut ke versi layar lebar. Film Surat Cinta untuk Starla kembali mengangkat perjalanan hubungan mereka. Dalam film arahan sutradara Rudi Aryanto itu, latar belakang Hema dan Starla yang tak diungkap dalam web series dijelaskan. Film tersebut dijadwalkan rilis pada 28 Desember mendatang.

Menurut Caitlin, karakter Hema dan Starla mengalami pengembangan. ”Kalau di web series, Starla kan benar-benar alpha female. Di film, dia lebih banyak dibimbing Hema,” kata Caitlin saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos Jakarta kemarin (16/11) bersama Nichol. Sementara itu, Hema yang pendiam di web series kini berubah lebih aktif.

Syuting dilakukan pada Agustus lalu selama 16 hari di Jakarta, Bandung, dan Purwakarta. Caitlin dan Nichol yang akrab sejak web series merasa tak kesusahan untuk memunculkan chemistry. ”Kalau lagi break, kami lebih banyak berdiskusi skenario sama adegan,” ujar Nichol.

Sejumlah kejadian berkesan dialami keduanya selama syuting film rilisan Screenplay Pictures itu. Nichol, misalnya. Dia harus belajar mengendarai mobil vintage yang koplingnya berada di dekat dasbor. Karena kondisi mobil sudah tua, mobil sering mogok. ”Pas itu mogok di Bundaran HI dan diklakson sama mobil di belakang,” lanjutnya.

Dia juga harus terbiasa membawa mesik ketik ke mana-mana. Hema memang digambarkan sebagai sosok pemuda yang suka barang-barang vintage. ”Beratnya 6 kilogram, ini tangan sampai berotot sebelah,” ucapnya, lantas tertawa.

Berbeda dengan Caitlin. Mengaku sebagai penggemar film horor, Caitlin sangat senang ketika syuting di area gerbong kereta tua. ”Rasanya seru aja bisa syuting di tempat yang bernuansa haunted,” tutur perempuan 17 tahun tersebut.

Caitlin menambahkan, Virgoun bakal muncul sebagai cameo. Dia juga menyumbang dua lagu, Surat Cinta untuk Starla dan Bukti, sebagai OST. ”Dua lagu itu sama-sama menyentuh banget dan bisa dinyanyikan untuk siapa saja, nggak harus pasangan kekasih,” imbuhnya. (jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Ringgo Agus Rahman menjadi salah satu bintang di film drama berjudul Satu Hari Nanti. Di film terbarunya tersebut, Ringgo berperan sebagai Din.

Din merupakan tokoh yang berprofesi sebagai pemandu wisata warga negara Indonesia di Swiss. Karakter itu tentu mengharuskannya bisa berbahasa asing.

"Menjadi tour guide jadi harus bisa bahasa Inggris, Jerman-Swiss, India, dan Thailand juga," kata Ringgo Agus Rahman di Qubicle Center, Jakarta Selatan, Rabu (15/11).

Suami Sabai Morscheck ini rela belajar berbagai bahasa demi peran. Meski banyak, dia tetap bisa berdialog secara baik dalam skenario yang ditulis oleh Salman Aristo, sekaligus sutradara.

"Saya belajar sedikit demi sedikit. Untungnya dibantu sama yang lain juga. Apalagi ada pemain dari Swiss juga," jelas Ringgo.

Seperti diketahui, Rumah Film bersama Evergreen Pictures segera merilis film terbaru berjudul Satu Hari Nanti. Dalam teaser trailer yang baru diluncurkan, terlihat bocoran seperti apa konflik yang dialami berbagai karakter yang terlibat dalam drama tersebut.

Film Satu Hari Nanti bercerita tentang pilihan dan kegelisahan anak muda dalam membangun sebuah komitmen di Swiss. Baik dalam lingkup cinta, keluarga maupun pekerjaan. Lika-liku pertemanan dan kisah cinta yang kelam tumbuh bersama dalam pencarian makna akan jati diri mereka di negeri orang.

Dienan Silmy selaku produser mengungkapkan bahwa Satu Hari Nanti merupakan film hasil kerjasama kedua negara, yakni Indonesia dan Swiss. Sehingga syuting seutuhnya dilakukan di Swiss selama 26 hari.

"Kami dapat kesempatan yang baik diberi peluang untuk bisa shooting di sama, tidak mudah untuk shooting di Swiss. Kami melalui proses dan seleksi panjang untuk mendapatkan izin di sana hingga bisa berkerjasama dengan Swiss dan filmmakernya,” ujar Dienan Silmy.

Nama Salman Aristo didaulat sebagai sutradara film tersebut. Dia menjelaskan bahwa kekuatan film Satu Hari Nanti bukan semata terletak pada keelokan negeri Swiss, melainkan juga pada cerita dan karakternya.

"Film ini tidak sekadar menampilkan pemandangan, namun juga cerita yang indah. Swiss jadi latar, cerita tetap berjalan sebagaimana mestinya, tentang kehidupan pencarian makna, jati diri, dan cinta yang lain," ungkapnya.

Film yang diproduksi pada akhir tahun lalu itu mengambil berbagai lokasi terkenal di Swiss, yaitu Thun, danau Interlaken, Zurich, Bern, dan tidak ketinggaan lokasi yang menjadi favorit para wisatawan, sekaligus gunung tertinggi di Eropa, yakni Jungfraujoch.

Satu Hari Nanti dibintangi oleh Adinia Wirasti (Alya), Ringgo Agus Rachman (Din), Ayushita (Chorina), Deva Mahenra (Bima). Serta tidak ketinggalan, selain aktor dan aktris muda ternama tanah air, film ini juga didukung oleh sineas kawakan senior yaitu Donny Damara yang berperan sebagai ayah Alya.

Film Satu Hari Nanti bakal tayang mulai 7 Desember 2017 di bioskop tanah air.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Justice League sudah mulai tayang di bioskop tanah air, Rabu (15/11). Namun apakah film ini mampu mendongkrak franchise DC Extended Universe (DCEU)?

Berawal dari Batman v Superman (2016) yang dihujat habis-habisan karena plotnya kacau. Zack Snyder dituntut mundur dari kursi sutradara Justice League oleh fans.

Dia bersama sang istri, Debora, yang merupakan produser Justice League akhirnya benar-benar mundur akibat tragedi keluarga. Snyder diganti Joss Whedon.

Namun, masalah belum berakhir. Ketika harus melakukan syuting ulang beberapa adegan, muncul problem kumis Superman.

Cavill harus menjalani syuting Mission: Impossible 6 yang mengharuskan dirinya memakai kumis. Kumis pun dihapus dengan CGI. Ruwet! Tidak mengherankan, semua bersyukur lantaran Justice League akhirnya siap tayang.

Untungnya, banyak yang bisa diharapkan! Justice League laris dipuji kritikus. Media sosial dibanjiri komentar positif.

Sejumlah media entertainment sepakat, film itu bakal menjadi penyelamat baru DCEU, mengikuti Wonder Woman yang meraup sukses besar Juli lalu.

Rotten Tomatoes menyatakan, Justice League sangat menghibur. Christopher Campbell, editor situs review tersebut, menjelaskan bahwa sejauh ini, film berbujet USD 300 juta itu (sekitar Rp 4 triliun) mendapat rata-rata skor Tomatometer 50 persen.

”Tidak sempurna, namun jelas sangat menghibur. Terlepas dari ulasan yang beragam, reaksi awal di media sosial sangat positif,” paparnya.

Rotten Tomatoes baru akan merilis rating final pada Kamis sore (16/11), tujuh jam sebelum penayangan pertama di AS. Sejauh ini, baru IMDb yang merilis skor untuk Justice League, yakni 8,7.

Secara umum, para kritikus menyatakan Justice League jauh lebih baik ketimbang Batman v Superman: Dawn of Justice dan Suicide Squad.

Erik Davis, kritikus Fandango, menyatakan bahwa film tersebut lebih ringan ketimbang dua film pendahulunya. Namun, kisahnya lebih padat dan tidak bertele-tele.

”Kalau kalian datang nonton Justice League buat melihat superhero DC favoritmu beraksi dan jadi jagoan, kalian bakal mendapatkannya. Banyak action. Banyak superhero yang menjadi superhero,” papar Davis. Hal serupa ditegaskan kritikus untuk Fox, Kevin McCarthy.

Menurut dia, banyak momen dalam film yang sangat identik dengan versi komiknya. Bahkan, bakal membuat fans berat komik DC baper. ”Kesimpulannya: Justice League menakjubkan!” paparnya.

Rob Keyes dari ScreenRant juga menyatakan, film yang bakal menampilkan Aquaman, Cyborg, dan The Flash itu adalah salah satu favoritnya.

Sementara itu, Senin malam (kemarin siang WIB), world premiere digelar di Hollywood Boulevard, Los Angeles. Keenam cast utama –Ben Affleck (Batman), Henry Cavill (Superman), Gal Gadot (Wonder Woman), Ray Fisher (Cyborg), Ezra Miller (The Flash), dan Jason Momoa (Aquaman)– hadir menyapa fans di karpet merah.

Ada juga beberapa pemeran pendukung seperti Amber Heard (Queen Mera), Diane Lane (Martha Kent, ibu Superman), dan Joe Morton (Silas Stone, ayah Cyborg). Plus J.K. Simmons, pemeran Komisioner Gordon.

Mereka berharap fans menyukai kerja keras mereka di Justice League. ”Aku enggak sabar melihat kalian menyaksikan film ini. Aku berdoa kalian menyukainya,” kata Miller.

Sementara itu, Fisher menjelaskan, dirinya berterima kasih kepada fans yang antusias menyambut setiap rilis teaser, trailer, hingga film.

”Thank you, thank you, thank you, thank you, thank you! Film ini adalah gabungan keyakinan kalian kepada kami (para cast dan tim produksi) dan kerja keras kami,” ucapnya. (jpnn)

JAKARTA, RadarPena.com - Ketua Dewan Juri Festival Film Indonesia (FFI) 2017, sutradara Riri Riza, mengatakan dalam festival tahun ini dewan juri melakukan penilaian menggunakan sistem yang terawasi. "Juri bekerja menilai secara daring maupun luar jaringan. Ini sistemnya sudah canggih dan data yang masuk semua sangat bisa diawasi. Penilaian oleh juri juga dilakukan secara sendiri-sendiri. Tidak ada diskusi di antara mereka. Jadi unsur objektivitas dan subjektivitas masing-masing juri terjaga," kata Riri di Jakarta, Sabtu (11/11).

Sutradara yang mengerjakan film-film seperti "Petualangan Sherina", "Laskar Pelangi", dan "Gie" itu mengatakan bahwa 80 persen juri FFI 2017 dipilih berdasarkan rekomendasi dari asosiasi dan sisanya merupakan juri mandiri yang terdiri atas akademisi, kritikus, dan orang-orang yang berkecimpung di media massa dan perfilman. 

"Kita menginginkan juri yang direkomendasikan adalah mereka yang pernah dinominasikan di FFI. Mereka adalah orang-orang yang profesional, yang sudah diakui prestasinya. Syukur-syukur pernah menerima Piala Citra," jelasnya.

Peraih Piala Citra kategori sutradara terbaik pada FFI 2016 itu menjelaskan, film yang dipilih sebagai penerima penghargaan adalah film yang memenuhi tiga kriteria besar yakni gagasan jernih dan tema konstektual, pencapaian teknis dan estetika tinggi, serta dikerjakan secara profesional. Malam penganugerahan Festival Film Indonesia 2017 akan digelar Sabtu (11/11) malam ini. Sebanyak 21 film masuk nominasi dalam 22 kategori penghargaan FFI yang telah diumumkan pada Malam Nominasi FFI 2017 pada 5 Oktober.

Nominasi penerima penghargaan film terbaik tahun ini meliputi "Pengabdi Setan", "Posesif" dan "Kartini",  "Night Bus" dam "Cek Toko Sebelah". Sutradara film-film itu, seperti Joko Anwar (Pengabdi Setan), Hanung Bramantyo (Kartini), Edwin (Posesif), dan Emil Heradi (Night Bus) masuk nominasi peraih penghargaan kategori sutradara terbaik.  Persaingan meraih penghargaan pemeran utama terbaik melibatkan aktor Adipati Dolken (Posesif), Deddy Sutomo (Kartini), Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah) dan Teuku Rifnu Wikana (Night Bus) , sementara Adinia Wirasti (Critical Eleven), Putri Marino (Posesif), Sheri Sheinafia (Galih dan Ratna), Tatjana Saphira (Sweet 20) dan Dian Sastrowardoyo (Kartini) bersaing meraih penghargaan untuk aktris terbaik. Proses penjurian yang melibatkan 75 juri dilakukan selama dua pekan mulai 10 hingga 24 Oktober 2017. 

 

MANADO, RadarPena.com - Ketua Panitia Lokal pelaksanaan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Manado, Sulawesi Utara, Rita Dondokambey-Tamuntuan mengatakan, tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah keragaman Indonesia.

"Tema tersebut dipilih sebagai upaya FFI ikut memberikan peran positif terhadap isu sosial dan toleransi yang sedang hangat di masyarakat Indonesia," kata Rita di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (10/11).

Dia memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan bagi provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 menjadi lokasi penyelenggaraan FFI 2017. "Kami sangat mendukung dan mengapresiasi atas pelaksanaan event FFI di Kota Manado. Tentunya kita akan terus berkoordinasi bersama panitia pusat demi suksesnya kegiatan ini," jelasnya. 

Istri Gubernur Olly Dondokambey itu menambahkan, koordinasi akan terus dilakukan dengan panitia pusat sehingga kegiatan nasional yang digelar 11 November itu sukses diselenggarakan.  "Kita berkoordinasi mengatur tamu ataupun undangan dan persoalan teknis acara, termasuk siaran on air TV," paparnya.

Ketua Panitia FFI 2017 Leni Lolang menjelaskan persiapan penyelenggaraannya sudah matang. Terkait dengan penyelenggaraan kegiatan ini, di ruangan WOC Kantor Gubernur digelar konferensi pers persiapan FFI 2017 bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudi Mokoginta, Kepala Dinas Kebudayaan Fredrik Rotinsulu dan perwakilan EO Ferdi P.

 

JAKARTA, RadarPena.com - Sudah hampir dua pekan Thor: Ragnarok diputar di Indonesia. Meski demikian, film tersebut masih menjadi pilihan utama mayoritas moviegoers ketika ke bioskop.

Selama akhir pekan, film yang dibintangi Chris Hemsworth dan Tom Hiddleston itu mengumpulkan pendapatan USD 121 juta atau setara Rp 1,63 triliun.

Jika digabung dengan pendapatan di mancanegara, hingga kemarin Thor: Ragnarok telah membukukan USD 427 juta atau Rp 5,77 triliun.

Angka itu fantastis. Film besutan Taika Waititi tersebut menembus empat besar film dengan box office pekan pertama tertinggi tahun ini.

Juga, hampir menyamai pendapatan keseluruhan film pertama Thor! Seri perdana franchise yang tayang pada 2011 itu membukukan total pendapatan USD 449 juta atau Rp 6,07 triliun.

Tentu banyak faktor yang membuat seri ketiga tersebut sangat dicintai penonton (langsung dapat rating A dari CinemaScore). Pemeran villain cewek yang badass, Cate Blanchett, patut mendapat kredit.

Namun, faktor utama tidak lepas dari tangan dingin sutradara Taika Waititi yang memakai pendekatan baru buat Ragnarok. Yakni, lucu.

’Disney dan Taika bekerja dengan sangat pintar. Mereka tak perlu menunggu 10 tahun untuk mengubah image franchise Thor,’’ kata Paul Dergarabedian, analis ComScore, kepada CNBC.

’’Bagi mereka, tidak haram untuk mengubur masa lalu yang tidak sukses dan menciptakan sesuatu yang benar-benar berbeda. Film ketiga ini sangat tidak diduga,’’ lanjutnya.

Waititi adalah sutradara yang fun. Pembawaannya riang. Dia suka membuat film-film lucu bertema aneh seperti What We Do in the Shadows (2014) dan Hunt for the Wilderpeople (2016).

So, ketika diminta mengarahkan Thor: Ragnarok, dia sudah berencana membuat tone film itu jadi lucu. Gelap, ya. Tetapi harus lucu. Ala Guardians of the Galaxy yang dua-duanya sukses besar karena lucu.

Rencana tersebut ditunjang promo yang sukses. Dalam trailer yang beredar, unsur lucu menjadi senjata utama selain Hela. Dialog Thor dan Hulk (Mark Ruffalo) yang konyol, misalnya, menggoda fans sejak beberapa bulan sebelum film tayang.

’’Ketika formula di film kedua Thor: The Dark World gagal, Waititi makin pede mengubah film ini jadi komedi,’’ kata Jonathan Cohen, principal brand analyst di Amobee, kepada Fox.

Memang, ketika nonton Ragnarok, hal yang paling berkesan adalah lucunya. Ada lucu dialog, lucu situasi, serta lucu slapstick. Komplet. Bikin terpingkal-pingkal sejak awal hingga after-credit kedua.

Namun, fans yang berharap film tersebut menjadi pengantar untuk Avengers: Infinity War mungkin tidak puas. ’’Hanya sekitar 20 persen konten film ini yang berkaitan dengan Avengers,’’ tutur Cohen. (jpnn)

 

BALI, RadarPena.com - PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menggarap proyek premium terbarunya, Royal Venya Ubud, di Bali.

 

Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk Anhar Sudradjat mengatakan, vila itu dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare.

 

Dia menjelaskan, vila itu terbagi atas enam tipe yang terdiri dari satu, dua, dan tiga kamar tidur.

 

Adanya air terjun alami yang terletak di kawasan Royal Venya Ubud menambah sejuk bagi penghuninya.

 

Royal Venya Ubud dilengkapi dengan berbagai fasilitas premium seperti temple, spa, lounge, funicular, cascade infinity pool, wedding chapel, co-working space, coffee shop terrace, reflecting pond dan bar luar.

 

''Bali masih menjadi destinasi primadona wisatawan. Adanya peningkatan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Bali setiap tahunnya. Hal ini mendorong Metland untuk membangun Royal Venya Ubud. Villa mewah ini memiliki pemandangan alam yang indah dan dikelilingi pepohonan sehingga memberikan rasa tenteram dan sejuk,'' kata Anhar di Jakarta, Kamis (16/11).

 

Metland memberikan penawaran khusus unit vila dengan kepemilikan strata title, dengan return of investment (ROI) sebesar 24 persen selama tiga tahun pertama.

 

Jaminan investasi ini akan diberikan kepada masing-masing pemilik unit sekaligus tiga tahun di muka.

 

Keuntungan lainnya adalah para pembeli yang nantinya menjadi pemilik villa di Royal Venya Ubud bisa menikmati tinggal dengan sistem poin.

 

Pengembalian investasi terus berlanjut selama operasional hotel berjalan.

 

 

''Dengan berinvestasi di Royal Venya Ubud merupakan pilihan tepat bagi para investor. Sebab, kami memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang properti dan dilihat dari pengalaman kami sebelumnya dalam mengelola hotel strata Horison Seminyak Bali sejak 2012,” ujarnya. (dew)

BAWEAN, RadarPena.com - Keindahan Pulau Bawean diungkapkan Yuda, wisatawan asal Mojokerto.  Setelah dibandingkan dengan daerah lainnya di Provinsi Jawa Timur, objek wisata Bawean paling bagus. 

"Keindahannya alami tanpa ada polesan,"katanya.

Namun demikian keindahan alam masih belum dikembangkan. Selain itu masih ada kendala,  masyarakat belum siap menerima kedatangan wisatawan asing. "Apalagi wisatawan bule sampai berpakaian bikini, pastinya akan ditolak,"ujarnya.

Masyarakat sangat kuat memegang norma keagamaannya.  Mereka menjaga kondisi sosial masyarakat.

Imron Rasyidi Kepala UPT Pariwisata Bawean mengakui bila warga ingin menjaga alam Pulau Bawean. Tanpa dikunjungi wisatawan yang vulgar. “Setiap ada wisatawan yang berbikini akan membuat keresahan kepada warga,"jelasnya.(jawapos)

KARANGASEM, RadarPena.com - Keindahan pantai Amed, Karangasem, Bali, sepi wisatawan. Status Gunung Agung menjadi penyebab utamanya. Padahal sebelum ada ancaman erupsi Gunung Agung, wisata Amed begitu menggeliat.

Ketut Dayuh salah satu pelaku wisata asal Amed mengatakan wisatawan ke Amed memang menurun setelah status Gunung Agung awas. Namun, setelah turun menjadi siaga, Amed sudah mulai menggeliat.

“Saat awas lalu selama sebulan betul betul sepi, hunian kosong,” ujarnya. Sekarang ini sudah mulai menggeliat.

Bahkan, Vila Arya Amed Beach Resor, miliknya mulai didatangi wisman. Mereka mulai menginap. Hanya saja hunian masih sedikit.

“Sekarang ada tiga orang,” ujarnya. Selain masih low session, kondisi Gunung Agung yang belum normal juga menjadi sebab wisman masih sepi.

Padahal, musim musim seperti ini di vila miliknya biasanya ada sampai 11 orang wisman. Vila milikya sendiri ada 24 kamar.

Mereka rata rata 1 sampai empat hari tinggal di vila. Karena wisman yang datang juga ada yang menyebrang ke Lombok.

Jarak Amed sendiri cukup jauh dari Gunung Agung yakni 25 km, sehingga relative aman. Pihaknya berharap ke depan Amed lebih ramai.

Dia juga berharap ada transportasi langsung dari Bandara Ngurah Rai ke Amed. Bisa menggunakan bus dengan isi 10 orang dengan rute Denpasar-Amed.

Pihaknya berharap transportasi ini bisa di gagas pemerintah karena kalau menghandalkan swasta murni cukup berat karena butuh waktu lama untuk bisa mencapai BEP yakni sekitar 2 tahun.

“Mirip Sarbagita boleh juga tapi lebih kecil, langsung dari Denpasar. Kalau bisa diambil dinas Perhubungan Karangasem,” harapnya.(jawapos)

 

 

LINGGA, RadarPena.com - Ayo ambil bagian di Festival Gunung Daik di Lingga, 19-22 November 2017. Dijamin, Anda bakal dibuat happy.

Pasalnya, Pemkab Lingga sudah menyiapkan panduan berwisata. Salah satunya, Air Terjun Resun di Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga.

Soal panoramanya? Jangan ditanya lagi. Dijamin Anda bakal berdecak kagum. Di sana Anda bisa menikmati sensasi segarnya air terjun lima tingkat. Kolam-kolamnya pun besar. Inilah yang membuat alirannya tak pernah berhenti meski musim kemarau.

"Masih belum percaya air terjun Resun indah? Googling aja deh, pasti terpukau,” Kata kadispar kabupaten Lingga, M Ishak, Senin (13/11).

Air terjun Resun memang ciamik. Air terjun yang satu ini mempunyai kemiringan 45 derajat sehingga air tidak langsung terjun ke dasar tetapi mengalir di dinding landasan. Beningnya air seolah mengajak setiap tamu yang datang untuk segera turun menikmati kesegarannya.

"Semua masih sangat alami. Hutannya juga masih terjaga. Ini tempat yang pas untuk bersantai atau pun berselfie ria," kata Ishak.

Air terjun Resun merupakan salah satu dari belasan air terjun di pulau Lingga. Pulau yang menawarkan berjuta pesona tersebut memang memiliki paket lengkap.

Dari mulai pantai yang indah, terumbu karangnya yang eksotik, gunung dan hutan yang menantang, sampai budaya serta sejarahnya yang luar biasa, semua ada di sana.

Tak salah memang jika Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti sampai ikutan nimbrung. Menurutnya, Lingga memang wow banget. Destinasinya memiliki keindahan alam, budaya serta sejarah yang luar biasa.

"Lingga itu paket all in one. Semua yang indah ada di sana. Apa lagi tanggal 19 - 22 November ini ada Festival Gunung Daik di Lingga. Itu waktu yang pas buat berkunjung ke sana" ujar Esthy.

Menpar Arief Yahya mengatakan Lingga punya atraksi yang bagus, untuk nature, adventure, dan juga budaya. Bagi anak-anak netizen, Lingga juga surga forografer dengan air terjun yang jernih di tengah hutan yang hijau asri. 

Tentu tugas CEO atau bupati dan gubernurnya adalah membangun 3A agar berkelas dunia. Atraksi sudah kaya, tinggal bagaimana  akses dan amenitasnya. 

“Arahnya harus menuju Sustainable Tourism. Rumusnya ECE, environment, community dan economic. Environment harus dilestarikan, masyarakat atau community harus diberdayakan, ujungnya adalah kesejahteraan atau economic value,” paparnya.

Karena itu Menpar Arief Yahya sering menggunakan istilah “Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan.

“Masyarakat harus happy, kalau tidak, itu akan tidak akan sustainable,” paparnya. (jpnn)

SOLO, RadarPena.com - Pesta pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, mulai Selasa (7/11) diprediksi bakal jadi etalase budaya Indonesia. Pernikahan yang bisa disebut The Royal Wedding di Indonesia ini bakal menarik perhatian dari masyarakat luas, bahkan dunia. Di mana-mana setiap Royal Wedding selalu saja menjadi headline media dan trending topic di sosial media.

Perhatian 250 juta orang Indonesia, bisa jadi terfokus di Solo, selama dua hari, Selasa (7/11) dan Rabu (8/11). Bahkan masyarakat dunia pun diprediksi bakal menyaksikan momentum sakral puteri presiden itu. Rupanya, di titik inilah Menteri Pariwisata Arief Yahya melihat potensi untuk menaikkan branding Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia sekaligus.

“Impression-nya sangat besar dan berskala dunia! 200 becak pengantar tamu dari parkir Lapangan Sumber dan Lapangan Banyuanyar pun ditempel logo national brand Pesona Indonesia!” sebut Menteri Arief Yahya.

Tanpa mengurangi rasa hormat, dalam kacamata pariwisata, pesta perkawinan puteri presiden itu adalah atraksi budaya yang luar biasa. Momen yang menarik perhatian publik dunia dan orang senang menyaksikan prosesi yang sarat budaya itu.

“Wisman masuk ke Indonesia, 60 persen karena faktor bidaya! Jadi di situlah kami hadir! Pak Presiden Jokowi menjadi endorser pariwisata Indonesia,” kata dia.

Suasana kontras juga terjadi di London, UK, tempat travel mart terbesar kedua dunia, WTM World Tourism Mart. Menpar Arief Yahya yang sedang berada di ibu kota Inggris itu juga sedang mempromosikan Wonderful Indonesia dengan membungkus ratusan black cab taxi yang khas di sana.

Sama, perinsipnya mengambil momentum impression publik dunia, di saat semua pelaku industri besar pariwisata dunia berkumpul di London. “Branding Wonderful Indonesia kembali hadir di London! Sama, mencari impression,” papar Arief Yahya.

Kembali ke acara pernikahan Kahiyang Ayu? Ada enam prosesi yang menarik. Pertama acara siraman yang akan dilakukan masing-masing pihak antara calon pengantin wanita dan calon pengantin pria. Siraman pengantin wanita, akan berlangsung di kediaman Presiden Joko Widodo di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Sementara siraman pengantin pria akan dilangsungkan di hotel Alila, kota Solo.

Khusus untuk pengantin wanita, setelah siraman pada pagi hari, di malam hari akan dilanjutkan dengan malam Midodareni yang juga berlangsung di kediaman Presiden Joko Widodo.

"Dua acara tersebut merupakan rangkaian adat jawa yang tidak terpisahkan sebelum akad nikah. Untuk itu acaranya akan digelar sehari menjelang akad nikah," ujar pemandu acara siraman dan midodareni, Widarsih Suranto.

Setelah itu, di tanggal (8/11) akan dilangsungkan akad nikah dan ijab kabul di Gedung Graha Saba Buana. Setelah itu akan dirangkai dengan ritual panggih yang mempertemukan pengantin wanita dan pria. Juga dilakukan di Gedung Graha Saba Buana Solo.

Saat menuju lokasi resepsi, masing-masing keluarga dan pengantin akan menggunakan kereta kuda dan kereta kencana. "Kemudian baru ditutup dengan resepsi pernikahan yang diperkirakan dihadiri 8.000 tamu," ujarnya.

Dalam pernikahan ini Presiden Joko Widodo juga melibatkan masyarakat guna mendukung kelancaran acara. Termasuk 200 pengemudi becak yang akan bertugas mengantarkan para tamu dari lapangan parkir menuju gedung pertemuan.

Para pengemudi becak itu akan bertugas di dua lapangan parkir yaitu Lapangan Sumber dan Lapangan Banyuanyar. Nantinya dalam bertugas para pengemudi becak akan mengenakan seragam batik.

Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan, penggunaan seragam ini dilakukan agar para pengemudi becak terlihat rapi. Dan juga menjadi suguhan yang menarik bagi tamu dan juga masyarakat luas. Karena pernikahan ini tentunya akan menjadi perhatian masyarakat luas, bahkan dunia.

"Selain itu, penggunaan seragam berfungsi untuk mengidentifikasi pengemudi becak yang ditugaskan dalam acara itu," ujar Wali Kota.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikutan bicara. Dia mengaku sangat antusias menantikan The Royal Wedding di Indonesia ini. Maklum, agendanya sangat kental dengan pariwisata.

Dari sisi pariwisata, rangkaian adat dan upacara Jawa dalam pernikahan Kahiyang dan Bobby tentunya akan di semua media. Semua mata akan tertuju ke rangkaian pernikahan yang berlangsung selama dua hari itu.

"Ini tentunya juga menjadi pestanya rakyat Indonesia. Saya mengajak untuk semua bisa menikmati sajian indahnya budaya Indonesia yang kuat," ujar Menpar Arief Yahya. (jpnn)

TABANAN, RadarPena.com - Tempat wisata Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali diserbu wisatawan dan masyarakat Bali, Kamis (2/11). 

Wisatawan mancanegara datang tidak hanya ingin menikmati pemandangan alam saja, melainkan juga ingin menyaksikan masyarakat Hindu Bali melakukan berbagai ritual saat Galungan dan Umanis Galungan. Termasuk masyarakat tengah menyiapkan Pujawali di Pura Luhur Pekendungan yang jatuh 11 November 2017 dan Pura Luhur Tanah Lot yang akan berlangsung dari 15-18 November 2017.

Sedangkan wisatawan domestik yang dari luar Bali, umumnya datang secara berombongan dengan menggunakan bus. Sehingga sampai dua minggu mendatang Tanah Lot akan pengunjung, baik itu masyarakat Hindu (pemedek) yang ingin melakukan persembahyangan, maupun wisatawan atau pengunjung yang ingin menyaksikan proses persembahyangan tersebut.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana menjelaskan, selama libur Galungan yang jatuh mulai Rabu (1/11), kunjungan didominasi wisatawan mancanegara. Dngan presentase 54 persen mancanegara dan 46 persen wisatawan domestik dengan total kunjungan 9.421 wisatawan. Selain itu juga banyak masyarakat lokal yang datang ke DTW Tanah Lot untuk bersembahyang.

“Dari pantauan kami saat Galungan kali ini didominasi mancanegara. Namun kalau orang lokalnya kebanyakan untuk bersembahyang. Jadi tidak kita pungut tiketnya,” paparnya. (jawapos)

Advertisement
Sign up via our free email subscription service to receive notifications when new information is available.