2 Pembakar Polres Dharmasraya Ternyata Jaringan Teroris JAD

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Polisi terus mendalami kasus pembakaran Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (12/11) malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti, dua pelaku diduga merupakan jaringan teroris kelompok Jamaah Ansar Daulah (JAD) yang mendukung ISIS.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya telah memeriksa barang bukti atas kedua pelaku yang tewas tertembak timah panas petugas. Hasilnya, Eka Fitra Akbar dan Enggria Sudarmadi berafiliasi dengan kelompok jaringan teroris JAD.

"Keduanya ada afiliasi ke salah satu kelompok, yaitu JAD," kata Setyo Wasisto di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/11).

Setyo menjelaskan, saat ini Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Barat sedang melakukan audit memeriksa petugas yang ada di lokasi saat kejadian. Hal itu dilakukan untuk mencari tahu prosedur pengamanan terkait Polres Dharmasraya bisa dibakar oleh pelaku.

"Mencari tahu terjadinya pelanggaran prosedur pengamanan di markas itu, seperti prosedur pengamanan kegiatan dan personel yang bertugas sudah ada. Nanti, kita lihat siapa yang bertanggung jawab," ungkap Setyo.

Lebih jauh Setyo menuturkan, penyerangan kantor kepolisian terhadap terduga teroris merupakan modus baru, sehingga dalam hal ini polisi harus berhati-hati mengamankan markas serta mengamankan kegiatan polri di lapangan.

"Polri sudah punya SOP bagaiamana pengamanan diterapkan," pungkas Setyo.(jawapos)