Anak Buah Terima Suap, Ini Sanksi untuk Kajari Samarinda 

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Satu dari tiga jaksa di Kejaksaan Negeri Samarinda telah dipecat oleh Jaksa Agung HM Prasetyo terkait penanganan perkara dana hibah Asosiasi Perguruan Swasta Indonesia (Aptisi) Kaltim. Lalu apakah atasan ketiga jaksa tersebut yakni Kajari Samarinda juga akan dikenakan sanksi karena pengawasan melekat terhadap anak buah tidak berjalan?

Jaksa Agung HM Prasetyo tak menampik adanya hukuman terhadap atasan jaksa tersebut."tentunya Kajarinya yang akan mendapatkan semacam punishment. Hukumanya tergantung derajat kesalahannya," katanya, Selasa, (14/11). Dia menjelaskan ini sebagai bukti ketegasan Kejaksaan atas pelanggaran yang dilakukan jajarannya dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Disinggung apakah Kajati Kalimantan Timur, Fadil Zumhana juga akan dikenai sanksi, Prasetyo mengatakan pengawasan melekat itu menjadi tanggung jawab dua tingkat diatas jaksa yang dikenai hukuman. "Waskat itu two step down ya. Dua tingkat kebawah disitu ada kajarinya," tutupnya.

Sebelumnya, Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Kaltim, memeriksa tiga jaksa, yakni, Kepala Kejari Samarinda Retno Harjantari Iriana, Kepala Seksi Pidana Khusus Darwis Burhansyah dan Kepala Seksi Intelijen Bramantyo.

Kejati Kaltim sejak Jumat (20/10) sampai Senin (24/10) melakukan pemeriksaan terhadap ketiga jaksa yang dilaporkan oleh masyarakat dalam kasus tersebut. Kejari Samarinda melakukan penyelidikan dana hibah Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Kaltim. Perkara ini ditangani sejak Maret 2017 saat itu tahap pengumpulan bahan dan keterangan.(alan jhon)