Soal Permohonan Penangguhan Kepala BKKBN, Ini Kata Jaksa Agung 

Typography

JAKARTA, RadarPena.com - Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty (SCS) mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Dirdik pada Jampidsus), Warih Sadono mengisyaratkan bakal menolak permohonan tersebut. Lalu apa kata Jaksa Agung HM Prastyo?

"Ya kita kaji dulu. Apa alasanya penangguhan penahanan. Kalau kita lihat nanti menyulitkan pemeriksaan, bisa terjadi kan," katanya, Selasa (14/11). Belum lagi, kata Prasetyo, bisa saja tersangka mengaku sakit sehingga menjadi alasan untuk tidak menghadiri panggilan tim penyidik.

"Mungkin nanti ngaku sakit. Kita punya rumah sakit (di Ceger), Kita akan cek dirumah sakit bener sakit enggak. Kita  tentu nggak mau dibohongin. Kalau sakit betul rawat dong di RS Kita. Kita bantar ke situ," jelasnya.

Namun yang jelas, kata Prasetyo, sebelum melakukan upaya paksa penahanan terhadap tersangka penyidik sudah melalui berbagai macam pertimbangan dan pencermatan. "Antara lain supaya terhindar dari kemungkinan menghilangkan barang vuktu, ataupun mempengaruhi saksi, itu selalu menjadi dasar mengapa penyidik jaksa melakukan upaya paksa penahanan," tutupnya.(alan jhon)