Bahas Yerusalem, DK PBB Gelar Sesi Darurat 

Typography

NEW YORK, RadarPena.com - Dewan Keamanan PBB akan bertemu pada Jumat (8/12) besok di sesi darurat. Ini untuk membahas soal keputusan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Perundingan sesi darurat itu diminta oleh delapan negara, yakni Bolivia, Inggris, Mesir, Perancis, Italia, Senegal, Swedia, dan Uruguay. Kedelapan negara itu juga meminta Sekjen PBB Antonio Guterres untuk membuka sesi. 

Setelah pengumuman kontroversial yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Guterres mengatakan bahwa stastu final Yerusalem hanya bisa diselesaikan dengan negosiasi langsung antara Israel dan Palestina. 

Guterres juga menambahkan bahwa dia  konsisten menentang tindakan sepihak "Tidak ada alternatif untuk solusi dua negara," kata Guterres, Kamis (7/12).