JAKARTA, RadarPena.com - Kebanyakan orang akan cenderung lebih lapar dari biasanya setelah berolahraga. Pada akhirnya, makanan apa pun yang ada di depannya pasti akan disantap.

 

Namun, kebiasaan ini sepertinya harus Anda hindari karena bisa menghilangkan manfaat dari olahraga yang telah dilakukan.

 

Berikut ini sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari untuk dikonsumsi setelah berolahraga.

 

1. Sayur mentah.

 

Mungkin untuk sebagian orang, agak mengejutkan bahwa sayuran mentah masuk dalam makanan yang tidak boleh dikonsumsi usai berolahraga. Wortel, paprika, dan brokoli mungkin baik sebagai makanan sehat, tetapi sebagai makanan pengganti usai berolahraga sepertinya bukan pilihan yang tepat.

 

Sayuran mentah tidak mengandung kalori yang cukup besar untuk memulihkan energi Anda.

 

2. Makanan cepat saji

 

Kentang goreng, hamburger, dan nachos adalah makanan-makanan yang bisa membuat selera makan bertambah, tetapi juga dapat menghilangkan manfaat olahraga yang Anda lakukan.

 

Semua lemak pada makanan cepat saji ini memperlambat pencernaan, sesuatu yang tentunya tak Anda harapkan terjadi setelah berolahraga.

 

3. Soda, jus buah kemasan, dan kopi.

 

Setelah berolahraga, hindarilah mengonsumsi minuman-minuman manis dalam kemasan. Minuman ini biasanya tinggi gula sehingga justru kontraproduktif bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, karena memperlambat proses metabolisme. Selain itu, minum kopi akan mempersulit kondisi pemulihan cairan tubuh.

 

4. Cokelat susu.

 

Cokelat susu menawarkan gula dan kalori yang tinggi, sesuatu yang tidak dibutuhkan tubuh usai berolahraga. Jika memang ingin cokelat, pilihlah dark chocolate (setidaknya 70 persen kakao) karena memiliki antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas dan peradangan.

 

Walau diperbolehkan, pastikan Anda tetap mengonsumsinya dalam jumlah wajar.

 

5. Daging merah.

 

Menurut seorang ahli kesehatan, lemak jenuh pada daging tidak hanya memperlambat fungsi metabolisme, tetapi juga bisa mengganggu daya ingat dalam waktu 10 menit setelah Anda makan.

 

Hal ini sangat disayangkan karena menurut sebuah studi, olahraga selama 20 menit dapat memperlancar pemrosesan dan ingatan seseorang.

 

Menurut International Journal of Sports Nutrition and Exercise Metabolism pada 2010, tubuh membutuhkan energi dari karbohidrat dan sedikit protein setelah berolahraga.

 

 

Namun, pilihlah sumber karbohidrat dan protein yang sehat, seperti buah-buahan, roti gandum dengan selai kacang, kacang almon, dan sebagainya. Makanan-makanan ini akan mengisi kembali energi Anda yang terbuang saat berolahraga.(RS/ RVS/klikdokter)

JAKARTA, RadarPena.com - Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan akan terus mengawasi penyaluran bansos beras sejahtera (rastra).

 

"Jadi mulai bulan Januari Insya Allah akan mendistribusikan bansos rastra kepada Pemerintah Daerah seluruh Indonesia," tutur Menko PMK, Puan Maharani, Jakarta, Selasa (16/1).

 

Sementara untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), lanjut Puan, diberikan setiap tanggal 25 Januari kepada 1,2 juta jiwa (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) yang tersebar di 44 kota.

 

"Setelah pelaksanaan di bulan Januari ini, kami akan lakukan evaluasi dan dilaksanakan kembali setiap bulannya," tambah Puan.

 

Dia berjanji akan ikut memantau validasi data tahun 2017 dari pendataan alamat. Upaya itu dilakukannya lantaran masih ada KPM yang tidak menerima haknya.

 

"Jadi validasi data terus dilakukan sesuai Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2015 antara Kemendagri, Kemensos dan dilakukan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)," katanya.

 

Ke depannya, Pemerintah akan menaikkan target warga dari 1,2 juta jiwa menjadi 2,6 juta jiwa. BNPT ini akan secara bertahap dinaikkan hingga 10 juta jiwa.

 

"Data 2018 akan kami validasi kembali, karena memang ada penerima yang tidak menerima lagi seperti yang meninggal, pindah rumah atau yang datanya tidak sesuai. Kami akan memastikan kembali," pungkasnya.

 

 

(rgm/JPC)

BANDUNG, RadarPena.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Yohana Yembise menegaskan bahwa hak asuh anak korban video threesome akan disesuaikan dengan Undang Undang perlindungan anak. Kendati demikian, tetap berada di tangan keluarga.

"Tetap orang tua bertanggung jawab, namun karena orang tua tersebut berhadapan dengan hukum maka akan diserahkan pada tetangga atau keluarga dekat. Atau Negara akan mengambil alih dan akan dimasukan ke panti asuhan," jelasnya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (15/1).

Namun untuk saat ini, selama masih berada di-shelter, maka tanggung jawab anak-anak korban video threesome tersebut berada di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat. Mereka sementara waktu di-shelter untuk mendapatkan pemulihan.

"Sementara masih terus dipulihkan secara menyeluruh melalui proses trauma healing. Kita mempersiapkan anak-anak untuk kembali ke sekolah," katanya.

Yohana pun sempat menengok tiga korban video threesome di Rumah Aman P2TP2A di Bandung. Sejauh ini, kondisi mereka sudah terlihat stabil. "Saya sudah melihat secara langsung bahwa mereka dalam keadaan baik, dan sempat bernyanyi bersama," ungkapnya.

Menurutnya psikiater pun bekerja cukup profesional untuk menangani kasus trauma yang dialami oleh korban. "Sehingga anak-anak yang tadinya trauma sudah berubah dan bisa bermain seperti biasa," pungkasnya. (ona/JPC/JP)

JAKARTA, RadarPena.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise berharap hukuman suntik kebiri dapat segera dilaksanakan bagi predator anak. Hal itu mendesak dilakukan guna melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur.

Terlebih perundang-undangan yang mengatur hukuman tersebut telah rampung dan siap diberlakukan. Menurut Yohana peraturan suntik keberi sudah dalam titik terang. Hukuman suntik kebiri tercantum dalam UU No 17 Tahun 2016. 

"Memang sudah final tinggal dikirim dan ditandatangani Presiden (Joko Widodo) dan UU baru bisa dilaksanakan," ucap Yahona di Mapolda Jabar, Senin (15/1).

Menteri asal Indonesia bagian Timur ini mengatakan setuju dengan hukuman kebiri. "Hukuman kebiri ini tidak diberikan secara langsung kepada pelaku, akan tetapi pelaku menjalani pidana pokok terlebih dahulu," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Netty Prasetya Heryawan menganggap wajar terjadinya pro kontra terhadap hukuman suntik kebiri bagi predator anak di kalangan masyarakat. Namun ketika kebijakan ini terbukti dan efektif menurukan angka kejatan seksual dan memberikan efek jera pada pelaku tentu hal yang sangat positif.

"Kalau yang namanya pro kontra pasti ada dalam konteks kebijakan publik," katanya dalam kesempatan yang sama, Senin (15/1).

Oleh karena itu, guna mengoptimalkan kebijakan maka tatanan implementasi UU No 17 Tahun 2016 dan PP No 43 Tahun 2017 yang memperjelas bagaimana pelaksanaan teknis hukuman tersebut harus dilakukan secara bersama. "Tadi sudah di sebutkan bahwa pelaku sudah menjalani hukuman pokok, sangsi sosial dan lainnya," ucap dia. (ona/JPC/JP)

MALANG, Radarpena.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir Jumat (12/1) lalu di Jakarta mengatakan, mulai tahun ini, lulusan SMA sederajat tak bisa menggunakan nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN.

Meski begitu, kata dia, masing-masing rektor tetap mendapatkan kebebasan menggunakan kedua nilai tersebut untuk jalur mandiri.

Menanggapi hal itu, Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Profesor Dr AH. Rofi’uddin MPd tidak terlalu mempermasalahkan terkait dihapusnya dua nilai tersebut sebagai salah satu syarat penilaian dalam SNMPTN.

Dia juga mengatakan bahwa nilai rapor tanpa nilai UN sudah cukup untuk menilai kemampuan siswa. Selain itu, dia merasa tidak ada kerugian bagi kampus-kampus negeri akan adanya regulasi itu. ”Bagi PTN, ini bukanlah masalah untung rugi. Yang utama bagi PTN adalah memperoleh calon mahasiswa yang bagus kualitasnya,” bebernya.

Artinya, dia tidak ingin terlalu mempersoalkan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Disampaikannya, perubahan itu tentu dilatarbelakangi oleh bermacam faktor. ”Salah satu faktornya adalah waktu yang tidak bisa disinkronkan,” katanya.

Menurut dia, pendaftaran SNNPTN dan UN memang terpaut jauh. Untuk diketahui, UN tahun ini dilangsungkan pada bulan April. Sementara pendaftaran SNMPTN 2018, seperti proses pengisian dan verifikasi pengakalan data sekolah dan siswa (PDSS), sudah dimulai 13 Januari hingga 10 Februari.

"Dan proses pendaftarannya dimulai pada 21 Februari hingga 6 Maret. Memang waktunya seperti itu,” tuturnya.

Rofi’uddin menyatakan masih membuka peluang bagi calon mahasiswa pada tahun ajaran baru 2018 yang menggunakan nilai UN dan juga USBN mereka. Sebab, pihak UM akan memaksimalkan kuota 30 persen yang diberikan kepada masing-masing kampus untuk proses seleksi mandiri. ”Ya, UM akan melaksanakan keputusan menteri tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Kota Malang Prof Dr Abdul Haris MAg menilai kebijakan penghilangan nilai UN-USBN untuk SNMPTN tersebut justru dianggap menguntungkan. Menurutnya, penilaian dari rapor ataupun tes masuk sudah lebih dari cukup. ”Kalau tidak ada variabel tersebut lebih bagus,” ucapnya.

Haris menganggap bahwa tidak adanya nilai UN sebagai syarat masuk perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN justru membuat perekrutan lebih sederhana.

Selain itu, terjadinya kecurangan saat UN juga jadi bahan pertimbangan dirinya mendukung masalah ini. ”Saya tidak bilang kalau itu rawan. Namun kan beberapa kasus pernah terjadi (kecurangan dalam UN, Red),” terangnya.

Menurutnya, institusi pendidikan seharusnya tidak hanya mengurus seleksi masuk, melainkan juga memperhatikan pengembangan calon mahasiswa. ”Tes masuk PTN itu diharapkan tidak hanya nilai. Bakat dan minat juga harus diperhatikan,” tegas dia. Kementerian pendidikan diharapkannya bisa memperhatikan hal itu.

Meski jalur mandiri tetap memperbolehkan penggunaan nilai UN dan juga USBN, tapi dia berpandangan bahwa jalur SNMPTN ataupun SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) lebih dipercaya oleh masyarakat dibandingkan melalui jalur mandiri.

Terlebih, Haris menilai PTN seharusnya berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. ”Kalau PTN dibiayai APBN, jadi seharusnya jangan membatasi masyarakat,” tambahnya.

Meski hal itu sudah di-launching Jumat lalu (12/1) di Jakarta, tapi dia mengaku kampusnya belum mendapatkan informasi resmi. ”Kita menunggu surat edaran dulu,” katanya. Hari ini kemungkinan surat resmi mengenai hal itu sudah tiba di kantornya. (gg/c1/lid/jpnn)

 JAKARTA, RadarPena.com - Kekurangan spesifikasi bangunan yang menyebabkan kegagalan konstruksi ditengarai menjadi penyebab runtuhnya selasar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1) kemarin. “Bisa jadi ada kekurangan spesifikasi atau menyalahi spesifikasi yang menyebabkan kegagalan bangunan itu menjadi salah satu penyebab,” kata Sekjen Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Andi Rukman Karumpa di Jakarta, Selasa (16/1).

Dia menjelaskan, konstruksi selasar di setiap gedung memang menggantung tanpa ada pondasi atau tiang di bawahnya, sehingga dibutuhkan besi beton yang kokoh baik sebagai lantai maupun pengikat ke atap. “Kalau kita lihat di video ada titik di mana bangunannya tidak kokoh. Sehingga ambruknya sampai sedemikian parah. Meskipun saya tidak mau berasumsi terlalu awal ya,” terangnya.

Padahal, lanjut Andi, selasar seharusnya mampu menampung beban dengan jumlah mahasiswa yang sedang melakukan kunjungan kala itu, mengingat srmuanya perempuan dengan berat badan rata-rata 70 kilogram.

Menurutnya, usia bangunan yang diperkirakan 20 tahun seharusnya masih dalam kondisi baik, karena setelah konstruksi, bangunan serupa dapat berumur hingga 50 tahun. Andi juga menyampaikan penyebab lain yang mungkin terjadi adalah guncangan gempa di Jakarta dengan kekuatan di bawah 5 Skala Richter, yang mungkin menggeser konstruksi. “Memang tidak besar, tapi bisa jadi ada konstruksi yang bergeser,” ungkapnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan selasar maupun gedung menurut Andi adalah harus memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan.

“Jangan misalnya kebutuhan besi betonnya 10 meter, tapi karena mau murah, jadi pakai yang 7 meter. Kuncinya harus memperhatikan spesifikasi,” tukas Andi. Selain itu, perlu dilakukan pengecekan konstruksi selama periode lima tahun sekali untuk memastikan kekuatan dan kekokohan gedung pasca pembangunan.

 

 

 

JAKARTA, RadarPena.com  - Banyak orang menganggap bahwa mimpi buruk identik dengan anak-anak. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

 

Orang dewasa juga bisa mengalami mimpi buruk, bahkan sering. Lantas apa penyebabnya?

 

Dikutip dari WebMD, mimpi buruk pada orang dewasa sering terjadi dengan spontan. Namun, juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor.

 

Pada beberapa kasus, mimpi buruk kerap terjadi setelah seseorang makan pada larut malam. Hal ini membuat tubuh meningkatkan metabolisme dan memberikan sinyal pada otak agar lebih aktif.

 

Selain itu, penggunaan obat-obat tertentu juga berkontribusi terhadap frekuensi mimpi buruk. Obat-obatan seperti antidepresan dan narkotika sering dikaitkan dengan mimpi buruk. Obat non-psikologis seperti obat tekanan darah juga bisa mendatangkan mimpi buruk.

 

Di samping itu, ada pula sejumlah pemicu psikologis yang menyebabkan mimpi buruk pada orang dewasa. Beberapa penyebabnya yaitu kecemasan dan depresi. Post-traumatic stress disorder (PTSD) juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami mimpi buruk secara berulang kali.

 

Apa efek mimpi buruk bagi kesehatan?

 

Orang-orang yang sering mengalami mimpi buruk biasanya memiliki perasaan cemas yang berlebih. Jika hal ini tidak segera ditangani, maka bisa menimbulkan efek psikologis yang merugikan.

 

 

Meski hubungannya tidak begitu dipahami, akan tetapi mimpi buruk telah dikaitkan dengan tindakan bunuh diri. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis bila Anda sering mengalami mimpi buruk.

 

Selain itu, kurang tidur yang disebabkan mimpi buruk bisa menyebabkan sejumlah masalah medis, termasuk penyakit jantung, depresi, dan obesitas.

 

Jika mimpi buruk pada orang dewasa adalah gejala sleep apnea atau gangguan stres setelah trauma, kesehatan fisik dan mental seseorang akan terganggu.

 

Kejadian mimpi buruk setiap orang berbeda-beda, ada yang tidak bisa berlari cepat untuk menghindari bahaya atau seakan-akan terjatuh dari ketinggian. Jika mengalami peristiwa traumatis (seperti serangan atau kecelakaan), Anda mungkin akan mengalami mimpi buruk berulang kali.

 

 

Tidur merupakan salah satu kebutuhan mendasar. Minim istirahat karena mimpi buruk berisiko menurunkan daya tahan tubuh dan mudah terkena penyakit. Karena itu, Anda perlu memiliki kualitas tidur yang baik guna menjaga kesehatan.(BA/RVS/klikdokter)

More Articles ...