JAKARTA, RadarPena.com - Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR) genap berusia 40 tahun. Pada momen yang luar biasa ini OM PMR resmi mengumumkan manajemen baru. Mereka kini bernaung dalam manajemen Bumi Entertainment milik musisi Glenn Fredly.

Grup musik yang digawangi oleh Jhonny Iskandar, Boedi Padukone, Yuri Mahippal, Imma Maranaan, Ajie Cetti Bahadur Syah, dan Harri Muke Kapur itu memilih bergabung dengan Glenn Fredly untuk mencari suasana dan pengalaman baru.

"Sudah lama kami punya keinginan untuk pindah suasana baru. Saat kami ingin ternyata dipertemukan dengan Bumi Entertainment, akhirnya timbul kesepakatan," kata Boedi Padukone saat berbincang dengan JawaPos.com di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis, (14/12).

Sementara itu, Glenn Fredly menyambut baik bergabungnya Orkes Moral Pengantar Minum Racun ke manajemen miliknya. Menurutnya, kedekatannya dengan OM PMR sudah terjalin sejak lama. Bahkan, sejak kecil dia sudah mendengarkan lagu-lagu orkes orisinal milik grup ini.

Glenn Fredly memuji eksistensi grup yang dimotori Jhonny Iskandar itu hingga bisa bertahan selama 40 tahun.

"Tidak banyak yang bisa bertahan 40 tahun dan menginspirasi. Semoga OM PMR terus membumi, kompak selalu, jadi racun yang baik bagi anak muda," ucap Glenn Fredly.

Banyak rencana yang disusun Orkes Moral Pengantar Minum Racun dengan Bumi Entertainment ke depannya. Selain manajemen yang lebih profesional, mereka juga ingin meluncurkan album terbaru.

"Kami akan launching album awal tahun depan, dan beberapa kegiatan lain seperti jadi duta antihoaks," ujar Jhonny Iskandar.

Hal senada juga dikatakan Glenn. Menurutnya, OM PMR adalah aset dalam industri musik yang harus terus dipertahankan sekaligus dikembangkan. Oleh karena itu, banyak rencana yang telah disiapkan manajemen Bumi Entertainment untuk grup musik ini.

"Banyak plan ke depannya. Kita bicara ekosistem, bagaimana OM PMR harus masuk ke industri saat ini. Paling penting mengurus bisnisnya dan penerapan manajemennya," imbuh Glenn Fredly.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Musisi Liam Gallagher bakal menggelar konser di Ecovention Ancol, Jakarta Utara (Jakut). Mantan vokalis band Oasis itu akan hadir di Tanah Air, pada 14 Januari 2018. 

Nada Promotama selaku promotor mengatakan bahwa antusias penggemar Liam Gallagher tetap tinggi meskipun konser yang seharusnya digelar pada 8 Agustus 2017 lalu sempat ditunda.

"Liam Gallagher adalah musisi yang paling banyak diminta fans di Indonesia. Apalagi semua konsernya selalu sold out. Makanya kami mengatur ulang jadwalnya untuk konser Januari nanti," kata Abe Aditya, Public Relations Nada Promotama saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/12).

Menurut pihak promotor, penundaan konser di Jakarta lalu murni karena masalah jadwal dari musisi asal Inggris tersebut.

"Tidak ada masalah dari kami, atau pun persiapan lainnya. Penundaan murni karena masalah jadwal Liam Gallagher," jelasnya.

Abe mengungkapkan Liam Gallagher akan menggebrak panggung Ecovention Ancol, Jakut, selama dua jam, dalam konsernya nanti.

Sementara itu, terkait penundaan, dia memastikan para penggemar yang sudah membeli tiket otomatis bisa menggunakannya untuk konser pada Januari 2018 nanti.

Kemudian, dia mengungkapkan bahwa tiket masih tersedia dengan harga mulai dari Rp 500 ribu, Rp 650 ribu, Rp 850 ribu, hingga Rp 1,1 juta. Dengan kapasitas yang disediakan sebanyak 5.000 orang.

"Tiket jadwal lalu sudah terjual 80 persen. Penonton yang refund kemarin hanya 15 persen umumnya karena jadwal. Jadi tiket masih tersedia," kata pihak penyelenggara.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Musisi Katy Perry mengumumkan jadwal tur terbarunya. Salah satu negara yang akan dikunjunginya dalam tur bertajuk Witness: The Tour adalah Indonesia.

Dimotori oleh AEG Presents, Katy Perry akan konser di Jakarta untuk ketiga kalinya pada 14 April 2018 mendatang, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten.

Pengumuman ini menyusul jadwal turnya di Amerika Selatan pada bulan Maret. Tur di Meksiko, Britania Raya, dan beberapa negara Eropa lainnya yang akan berlangsung Mei 2018, serta tur Australia dan Selandia Baru pada Juli 2018 mendatang.

Witness: The Tour merupakan tur Katy Perry dalam rangka mendukung album terbarunya Witness melalui label musik Capitol Records. Album ketiga dari Katy Perry ini berhasil merajai puncak tangga musik Billboard 200 sejak dirilis 9 Juni 2017.

Melalui Witness, Katy membawakan lagu-lagu tentang perubahan dirinya serta dunia di sekitarnya. Single yang telah dirilis seperti Chained to the Rhythm yang dibawakan berduet dengan Skip Marley, lagu Bon Appétit yang dibawakan berduet dengan Migos, dan Swish Swish hasil kolaborasi dengan rapper seksi Nicki Minaj.

"Tur ini jadi pementasan orisinal, secara dramatis ini akan benar-benar menghibur penonton ketika Katy Perry membawa grup band dan penari, serta beragam kemeriahan lainnya," kata pihak AEG Presents selaku promotor kepada JawaPos.com, Rabu (13/12).

Witness: The Tour merupakan tur pertama Katy Perry sejak Prismatic World Tour yang berlangsung selama 151 hari dengan tiket habis terjual. Tiket koser ini sudah mulai dijual, pada 12 Desember 2017 melalui online. Harga tiket dibanderol dari Rp 900 ribu hingga Rp 5 juta. Dengan pembagian, Platinum Rp 5 juta, Festival A Rp 4 juta, Festival B Rp 3 juta, Gold Rp 2 juta, Silver Rp 1,3 juta, dan Bronze Rp 900 ribu.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Ternyata musisi Korea yang paling popular pernah daur ulang lagu dari musisi kenamaan, seperti Jennifer Lopez, Luis Fonsi dan yang lainnya.

Nih perhatikan beberapa lagu remake dan lagu aslinya, sebagaimana dilansir billboard.com;

1. Baby V.O.X Play Remix (2004), lagu yang sama ternyata dinyanyikan Jennifer Lopez (2001).

2. Sunset Glow milik BigBang (2008), lagu yang sama telah dinyanyikan oleh Lee Moon Sae (1988).

3. Hits single Spark BoA (2004), lagu aslinya ternyata dinyanyikan oleh by Luis Fonsi dengan judul Keep My Cool (2002).

4. Second Confession milik BTOB (2013), sebelumnya dinyanyikan oleh g.o.d as dengan judul asli One Candle (2000).

5. Come Back Home milik BTS (2017), sebelumnya dinyanyikan oleh Seo Taiji & Boys (1995).

6. f(x) hits Hot Summer (2011), dinyanyikan oleh Monrose (2007).

7. Hits Girls Generation yang berjudul sama dengan namanya Girls’ Generation (2007), ternyata lebih dahulu dinyanyikan oleh Lee Seung Chul dengan judul My Love/Darling/Girls Generation (1989).

8. Single My Old Story milik IU (2014), aslinya dinyanyikan oleh Jo Duk-Bae (1984)

9. Lagu Be Natural milik Red Velvet’s (2014), juga ternyata dinyanyikan lebih dahulu oleh S.E.S (2000).

10. Hits Twins (Knock Out) Super Junior (2005), juga ternyata mendaur ulang lagu yang sama milik Triple 8 Knock Out (2003).

11. T-Ara’s Do You Know Me (2012), aslinya berjudul What Should I Do? yang dinyanyikan oleh Sand Pebbles (1977)

12. Lagu Love Equation milik IXX (2015), ternyata memiliki judul asli Farewell Formula milik R.ef (1995).

 

JAKARTA, RadarPena.com - Musisi muda berbakat Indonesia Agnez Mo belakangan memiliki kedekatakan dengan penyanyi asal Amerika Serikat, Chris Brown. Ternyata kedekatan tersebut membuahkan hasil.

Ya, Agnez Mo dan Chris Brown berkolaborasi dalam sebuah lagu berjudul On Purpose. Lagu ini menjadi salah satu dari 12 lagu yang ada dalam album terbaru Chris Brown berjudul Heartbreak on a Full Moon yang baru saja diluncurkan. 

"Surprise!! Check out our colab on 'ON PURPOSE'. Chris featuring you girl #AGNEZMO on his Deluxe Album," tulis Agnez Mo di akun resmi Instagram miliknya @agnezmo, Kamis (14/12).

Lagu kolaborasi ini sekaligus menjadi jawaban atas rumor kedekatan kedua musisi muda tersebut.

Sebagaimana diketahui, belakang ini, Chris Brown dan Agnez Mo kerap memamerkan momen kedekatan mereka hingga menimbulkan rumor asmara.

Penyanyi asal Amerika Serikat (AS) tersebut sempat membuat heboh jagat hiburan saat dia beberapa kali mengunggah foto tengah bersama Agnez Mo. Dalam foto itu, dia yang tengah memakai pakaian oranye tampak menunduk melihat ke arah Agnez Mo. Sementara Agnez Mo yang dalam posisi duduk membalas tatapan manja pria tersebut. Kedua tangan insan itu pun saling bergenggaman. 

"Y'all gone f*ck wit da vibe," tulis Chris Brown sebagai keterangan foto.

Foto Chris Brown dengan Agnez Mo itu langsung membuat heboh warganet. Sebab itu adalah kali kedua dirinya pamer kedekatan dengan cewek asal Indonesia tersebut. Apalagi beberapa hari terakhir hubungan keduanya menjadi sorotan media asing. Sejumlah pemberitaan luar negeri menyebut Chris Brown dan Agnez Mo diduga punya hubungan spesial.(jawapos)

JAKARTA, RadarPena.com - Kabar baik para fan grup musik Incubus. Sebab grup band alternative rock asal Amerika Serikat (AS) ini bakal mengguncang Jakarta pada 7 Februari 2018.

Incubus bakal gelar konser di Gambir Expo area JIExpo Kemayoran, Jakarta.

"DME Asia proud to be present: Incubus Live in Jakarta. 7 Feb 2018 at Gambir Expo Kemayoran," tulis DME Asia selaku promotor di akun Instagram resmi @dmeasia, Selasa (12/12).

Belum diketahui seputar harga tiket konser Incubus di Jakarta tahun depan. Pihak promotor mengungkapkan bahwa tiket konser dijual mulai pertengahan Desember 2017 ini.

"Ticket on sales at 15 Dec 2017," ungkap DME Asia.

Bila konser nanti terlaksana, ini merupakan kali ketiga Incubus datang ke Indonesia. Sebelumnya grup musik dengan hits Drive ini telah menggebrak Ibu Kota Jakarta pada 2008 dan 2011 silam.(jawapos)

 

JAKARTA, RadarPena.com - Spotify, sebuah layanan streaming musik, merilis daftar tahunan pemutaran lagu dan album sepanjang 2017. Penyanyi asal Inggris, Ed Sheeran berhasil menjadi artis terpopuler di seluruh dunia, dengan streaming di Spotify mencapai 47 juta pendengar bulanan.

"Ed Sheeran benar-benar mendominasi tahun ini dengan merilis album pemecahan rekornya, Divide. Tidak ada keraguan bahwa tahun 2017 adalah tahun Ed Sheeran, dan kami sangat senang karena jutaan penggemar musik telah menemukan, mendengarkan, dan membagikan musiknya di Spotify," kata Stefan Blom, Chief Officer Chief Spotify lewat keterangan resminya.

Tidak hanya itu, hits Shape of You milik Ed Sheeran yang dirilis tahun ini resmi menjadi lagu yang paling sering diputar sepanjang sejarah Spotify. Hits tersebut melampaui lagu One Dance dari Drake dengan lebih dari 1,4 miliar pemutaran.

"Selamat kepada Ed atas prestasi yang luar biasa," sambungnya.

Berikut 5 Lagu Paling Populer di Spotify Sepanjang 2017;

1. Shape of You – Ed Sheeran

2. Despacito – Remix – Luis Fonsi, Daddy Yankee feat. Justin Bieber

3. Despacito – Luis Fonsi feat. Daddy Yankee

4. Something Just Like This – The Chainsmokers & Coldplay

5. I’m the One – DJ Khaled feat. Justin Bieber, Quavo, Chance the Rapper, Lil Wayne.

 

More Articles ...